Minggu, 3 Mei 2026

Kota Kupang Terkini

Lantik Pengurus WKRI Ranting Naimata, RD Erick Fkun: Jadilah Duta Cinta Kasih

RD Erick mengatakan, WKRI ditantang dengan adanya pertanyaan apakah sanggup untuk mewartakan kasih kepada sesama

Tayang:
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
POSE BERSAMA- RD Erick Fkun dan Pastor Fransiskus Atamau,Pr bersama pengurus dan anggota WKRI Cabang Naimata pose bersama usai Misa pelantikan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Melantik pengurus Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Ranting Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata, RD Erick Fkun berpesan agar WKRI bisa menjadi duta cinta kasih.

Acara pelantikan dilakukan pada misa kedua yang dipimpin oleh RD Erick Fkun dan Pastor Fransiskus Atamau, Pr, yang berlangsung di Gereja Stasi St Fransiskus Xaverius Naimata, Minggu (23/2/2025).

RD Erick mengatakan, WKRI ditantang dengan adanya pertanyaan apakah sanggup untuk mewartakan kasih kepada sesama, bukan saja kepada orang yang telah berbuat baik tetapi juga kepada mereka yang telah berbuat jahat.

“Anda (WKRI) diminta untuk jadilah duta cinta kasih untuk menjadi sarana kasih perpanjangan tangan Allah dalam mewartakan kasih untuk semua orang bagi lingkungan masyarakat dan negara,” ujarnya.

Mempraktikkan kasih, kata dia, bukan saja kepada orang yang selama ini berbuat baik tetapi juga kepada orang yang telah menyakiti hati.

WKRI, lanjutnya, diminta juga untuk menjadi pribadi yang memiliki hati yang mengasihi. 
Melalui momen pelantikan itu menjadi istimewa agar bisa memberikan hidup sepenuhnya kepada gereja dan bangsa.

Baca juga: Pengurus WKRI DPR Stasi Fransiskus Naimata Periode 2025-2028 Resmi Dilantik

“Semoga sebagai orang muda anak-anak dan kita semua dipanggil untuk mengimplementasikan hukum kasih itu dalam kehidupan hidup kita,” harapnya. 

Sementara itu, Co Pastor Stasi St. Fransiskus Xaverius Naimata, RD. Fransiskus Atamau, Pr menjelaskan terkait firman Tuhan dalam Mazmur 126. 

Yang mana, ziarah berarti mengunjungi tempat-tempat yang dianggap sakral, penting atau suci menurut ketentuan agama. 

"Dalam berziarah, orang beranggapan bahwa di tempat suci itulah mereka bisa mengalami kedekatan atau perjumpaan dengan Tuhan," kata Romo Fransiskus.

Pemahaman itu, kata dia, berbeda dengan apa yang dimaksudkan pemazmur. Yang mana, menurut Pemazmur, Tuhan bukan saja bisa ditemui di tempat tertentu yang sakral, tetapi juga di dalam kehidupan umat-Nya. 

Pemazmur, jelas dia, mengisahkan perjalanan umat Tuhan sebagai sebuah ziarah. Ketika umat-Nya sengsara, Tuhan memulihkan keadaan mereka (ay. 1). Hal itu membuat mereka bersukacita (ay. 3). 

Baca juga: Konfercab WKRI St. Yoseph Naikoten Kupang, Fransina Djintan Korbaffo Terpilih Sebagai Ketua

Pengalaman itu, lanjutnya, menguatkan mereka ketika sedang susah atau menderita. Mereka percaya, Tuhan yang sama akan memulihkan mereka. 

Mereka percaya, air mata mereka akan berganti dengan sorak sorai, kesusahan mereka akan berganti kegembiraan (ay. 5-6). 

Di dalam dan bersama Tuhan mereka dimampukan untuk terus berpengharapan.

"Perjalanan hidup kita juga suci. Sebab di dalamnya Tuhan hadir dan menyertai. Karena itu kita bisa katakan, perjalanan hidup kita adalah ziarah yang kita jalani bersama Allah. Meyakini itu seharusnya membuat kita bisa bersyukur dan terus berharap. Bersyukur karena kita sadar kalau kita mengalami kebaikan, itu karena Tuhan. Berharap, sebab kita percaya, kita bisa melewati kesulitan karena di situ ada Tuhan. la senantiasa menyertai ziarah yang kita jalani," ungkapnya.

Dia pun mengajak WKRI Ranting Naimata agar berkomitmen untuk berziarah bersama dalam pelayanan yang berpengharapan.

"Tentu kita yakin bahwa setiap pelayanan yang dilakukan dengan penuh integritas yaitu jujur, tulus, dapat dipercaya, transparan, konsisten, menjaga martabat, tidak melakukan hal-hal tercela, bersikap obyektif, selalu siap bekerja, datang tepat waktu, jujur terhadap kelemahan, menyelesaikan konflik secara professional dan menjaga rahasia maka Tuhan akan melimpahkan berkat-Nya untuk kita," ujarnya.

Dia menambahkan, WKRI berkomitmen dan berintegritas dalam ziarah pelayanan yang berpengharapan. 

"Terima kasih kepada badan pengurus lama yang sudah berziarah dengan segala suka dukanya dan selamat berziarah bagi badan pengurus baru. Tuhan memberkati pelayanan kita," tutupnya. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved