Ende Terkini
Pedagang Pasar di Ende Minta Tolong Paket Deo-Do Buktikan Ende Ini Baru
pasar Potulando atau pasar Senggol sebagai pasar malam di Kota Ende, pengunjung sepi dan pendapatan mereka menurun.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE - Usai dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ende periode 2025-2030, Kamis, 20 Februari 2025, Yosef Benediktus Badeoda dan drg Domi Mere mendapatkan harapan besar dari para pedagang pasar di Kota Ende yakni Pasar Potulando di Jalan Kelimutu dan Pasar Mbongawani di wilayah Kecamatan Ende Selatan.
Mereka berharap, pemimpin Ende baru Yosef Benediktus Badeoda dan drg Domi Mere mampu membuktikan tagline mereka yakni "Ende Baru".
Marta Bara, salah satu pedagang pasar Potulando yang ditemui TribunFlores.com, Kamis, 20 Februari 2025 sore berharap Bupati dan Wakil Bupati Ende yang baru saja dilantik mengembalikan kondisi Pasar Potulando atau yang lebih dikenal dengan Pasar Senggol kembali ramai seperti sebelumnya.
"Harapan kami, kami mau pasar Senggol ini ramai seperti dulu lagi dan dijadikan pasar malam, kalau pasar Mbongawani dulu kan sampai jam 2 siang sudah tutup, jadi sore harinya sudah di pasar Potulando ini, tapi sekarang lain, pasar Mbongawani buka sampai dengan malam, jadi kami disini sepi, harapan kami itu saja," ungkap Marta Bara.
Baca juga: Dilantik Jadi Wabup Ende, Domi Mere Sebut akan Buka Ruang untuk Masyarakat Setiap Pagi
Dikatakan Marta, sejak tidak diberlakukan lagi pasar Potulando atau pasar Senggol sebagai pasar malam di Kota Ende, pengunjung sepi dan pendapatan mereka menurun.
Dia juga meminta kepada pemerintahan Kabupaten Ende yang baru agar menertibkan para pedagang yang hingga kini masih berjualan di pinggir jalan, padahal lapak-lapak di dalam pasar-pasar tradisional di Kota Ende sudah disiapkan pemerintah.
Harapan yang sama juga disampaikan Rini, salah satu pedagang pasar Potulando yang ditemui POS-KUPANG.COM.
"Dari dulukan pasar Potulando inikan dijadikan pasar malam, jadi ramai, jadi harapan kami pemerintahan yang baru nanti bisa kembalikan situasi pasar Senggol seperti yang dulu lagi," ujar Rini.
Selain itu, Rini juga berharap pemerintahan Kabupaten Ende yang baru nantinya memperhatikan fasilitas di pasar Potulando yakni fasilitas toilet.
"Misalnya kalau orang datang belanja terus tanya toilet, tapi kami disini tidak ada, palingan ada juga untuk pasar bagian belakang, kalau untuk kami yang di bagian depan tidak ada, jadi kami biasanya harus pulang ke rumah kalau mau ke toilet dan kami harus keluarkan lagi uang ojek," ungkap perempuan yang berjualan sayuran di pasar Potulando ini.
Selain itu, halaman parkir di pasar Potulando yang saat ini kondisinya memprihatinkan juga tak luput dari harapan mereka agar segera diperbaiki oleh pemimpin Ende baru, Yosef Benediktus Badeoda dan drg Domi Mere.
"Untuk Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati yang baru, kami minta untuk memperhatikan kami masyarakat kecil karena ini masyarakat yang ekonominya lemah dan kami minta kedepannya untuk pasar Potulando ini kedepannya lebih baik, dan kalau Bapak Bupati dan Bapak Wakil ada waktu, kami minta mampir ke pasar Potulando untuk melihat kami disini," pinta Rini.
Sementara itu, Ahmad Haji Hasan, salah satu pedagang pasar Mbongawani yang ditemui TribunFlores.com mengatakan, semoga Bupati dan Wakil Bupati Ende periode 2025-2030, Kamis, (20/2/2025), Yosef Benediktus Badeoda dan drg Domi Mere membuktikan tagline mereka yakni Ende baru.
"Harapan kami ke beliau berdua, semoga Ende ada perubahan seperti kebersihan dan ketertiban di pasar karena di pasar ini menjadi tempatnya sampah, harapan kami rakyat kecil supaya motonya Deo-Do, Ende baru itu, kami minta tolong Deo-Do buktikan Ende ini baru," ujar Hasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Marta-Bara-dan-Rini.jpg)