Makan Bergizi Gratis

3.456 Siswa Sekolah di Kecamatan Kelapa Lima Kupang Dapat Makan Bergizi Gratis 

Saat bersamaan di Kota Kupang ada tiga SPPG, atau pihak yang menjadi dapur umum tempat produksi makanan bergizi gratis.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
MAKAN BERGIZI GRATIS - Tampak siswa di SD Negeri Kelapa Lima Kota Kupang sedang menikmati makanan dari program Makan Bergizi Gratis, Senin (17/2/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG  - 3.456 siswa di Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, mendapatkan makan bergizi gratis (MBG), Senin (17/2/2025). Ribuan siswa itu tersebar di beberapa sekolah dari TK hingga SMA. 

Penyaluran MBG dilakukan Yayasan Sinar Mentari Sejati. Yayasan ini satu dari sekian penyalur yang menyalurkan MBG di 10 sekolah pada hari yang sama. 

Saat bersamaan di Kota Kupang ada tiga SPPG, atau pihak yang menjadi dapur umum tempat produksi makanan bergizi gratis.

Sepuluh sekolah yang hari mendapatkan makan bergizi gratis di Kecamatan Kelapa Lima adalah, SD Inpres RSS Oesapa dengan jumlah 483 siswa, SD Negeri Kelapa Lima dengan jumlah 462 siswa, TK Betlehem jumlah 63 siswa, TK Santa Maria Fatima jumlah 38 siswa.

SMK Negeri 6 Kupang dengan jumlah 971 siswa, PAUD Peduli Kasih 24 siswa, SMK Mentari Kupang 67 siswa, SMP Surya Mandala 30 siswa, SMA Negeri 2 Kupang jumlah 1.085 siswa dan SD Bertingkat Kelapa Lima 3 berjumlah 233 siswa.

Baca juga: Terima Makan Bergizi Gratis, Siswa SMPK Frater Maumere: Terima Kasih Pak Presiden Prabowo 

Kepala Sekolah SD Negeri Kelapa Lima, Ernat Lado mengatakan, hari ini merupakan perdana sekolahnya mendapatkan program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden karena sudah merealisasikan program makan bergizi gratis. Siswa-siswi kami sangat terbantu dengan program ini," katanya.

Menurut Ernat Lado, program ini bisa mengurangi siswa-siswinya jajan diluar halaman sekolah, yang belum terjamin kesehatan dan nilai gizinya. Apalagi banyak siswa-siswi yang jarang sarapan pagi sebelum berangkat ke sekolah.

"Ini sangat membantu, karena kebanyakan anak-anak datang ke sekolah tidak sarapan pagi. Mereka hanya diberikan uang jajan oleh orang tua untuk berbelanja makanan di kantin," ujarnya.

Ernat Lado menilai, menu makanan yang dihidangkan kepada para siswa-siswi pun masih tergolong baik dan bergizi, karena ada daging ayam, sayur, tahu dan juga ditambah buah-buahan.

"Hanya ada kekurangan sedikit, tadi saat makan ada anak-anak yang dalam tempat makannya tidak ada daging, mungkin lupa. Tapi secara keseluruhan menu makanannya baik," kata dia. 

Salah satu orang tua siswa, Riska, mengapresiasi program MBG yang disalurkan pemerintah. Biasanya anak dia yang berada di Kelas II SD Negeri Kelapa Lima, selalu sarapan. 

"Makan sedikit baru ke sekolah. Kadang jajan, kadang tidak. Semoga program ini lebih lanjut," kata Riska, ditemui saat hendak mengantar makan untuk anaknya. Dia tidak tahu ada pelaksanaan program MBG saat bersamaan. (fan) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved