Senin, 4 Mei 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Laut Bolok Renggut Nyawa Warga Kupang Barat

Warga Desa Bolok, Marfen Delachrus Tauk (18) tewas tenggelam saat mandi di laut, Selasa (11/2/2025).

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
Thinkstock.com via kompas.com
ILUSTRASI TENGGELAM - Warga Desa Bolok, Marfen Delachrus Tauk ditemukan tewas tenggelam saat mandi di laut Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/2/2025). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Warga Desa Bolok, Marfen Delachrus Tauk (18) tewas tenggelam saat mandi di laut, Selasa (11/2/2025).

Jasad Marfen ditemukan mengapung di perairan Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekitar pukul 15.30 Wita.

Kapolsek Kupang Barat, Iptu Syamsudin Noor, mengungkapkan kronologi kejadian. 

Menurutnya, kejadian bermula ketika Marfen bersama dua temannya, Efran Yakob (19) dan Heppy Proditus Djabi (30), berangkat menuju Pelabuhan Ferry Bolok menggunakan dua sepeda motor.

Mereka berangkat untuk memindahkan perahu milik orangtua Efran. 

Saat tiba di dermaga, ketiganya melompat ke laut untuk mandi meskipun cuaca di sekitar dermaga sedang buruk.

Saat sedang mandi, Marfen mengeluh lelah dan Efran serta Heppy berusaha membantunya untuk kembali ke perahu.

Namun, ombak besar tiba-tiba menerjang mereka, menyebabkan Marfen tenggelam dan menghilang. 

"Mengetahui Marfen tenggelam dan menghilang, Efran dan Heppy berusaha mencarinya. Namun, kondisi air laut yang bergelombang dan kabur membuat mereka kesulitan menemukan Marfen," ungkap Syamsudin.

Baca juga: Curhat Soal Sopir Pelabuhan Tenau dan Bolok Kupang Viral, Warganet Mention Erik Tohir dan Gerindra

Tak lama kemudian, beberapa warga yang sedang memancing di atas dermaga melihat Marfen terapung sekitar 10 meter dari dermaga.

Efran dan Heppy bersama warga lainnya segera mengangkat Marfen dan membawanya ke tepi laut.

Mereka berusaha memberikan pertolongan pertama dengan memompa dada Marfen, namun ia tidak sadarkan diri.

Kemudian, mereka membawa Marfen menggunakan mobil taksi pelabuhan menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ben Mboi Kupang. 

"Sekitar pukul 16.10 Wita, setelah tiba di rumah sakit, petugas medis langsung melakukan pertolongan, tetapi sekitar pukul 16.15 Wita dia dinyatakan meninggal dunia," ujar Syamsudin.

Jenazah Marfen kini telah dibawa ke rumah duka di RT 001 RW 001, Desa Bolok, untuk disemayamkan sambil menunggu proses pemakaman. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved