NTT Terkini
Kronologi Pria di TTS Bacok Istri yang Tertidur hingga Tewas
kronologi kejadian pria Desa Mnesat Bubuk, Kabupaten TTS, NTT membacok istrinya, Rosalina Halla (39), menggunakan dua parang hingga tewas
POS-KUPANG.COM – Seorang pria Desa Mnesat Bubuk, Kabupaten TTS, NTT diduga membacok istrinya, Rosalina Halla (39), menggunakan dua parang hingga tewas.
Kasus pembunuhan sadis yang diduga dilakukan pria bernama lengkap Eliaser Rao (38), warga Kecamatan Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), ini sudah dilaporkan ke aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Polen.
"Kejadiannya Kamis 6 Februari 2025 dini hari sekitar pukul 02.00 Wita di rumah pasangan suami istri itu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT Komisaris Besar Polisi Hendry Novika Chandra, Jumat (7/2/2025) pagi.
Hendry menuturkan kronologi kejadian itu berawal ketika pasangan suami itu tidur bersama dua anak mereka yang masih kecil Tak lama kemudian, Eliaser membangunkan istrinya.
Saat itu, sang istri mengaku lelah sehingga melanjutkan tidurnya.
Eliaser kembali membangunkan istrinya sehingga terjadilah pertengkaran antara keduanya.
Eliaser yang emosinya memuncak, mrngambil dua parang dan tanpa banyak bicara, membacok istrinya berulang kali hingga tewas di tempat kejadian.
Anak-anak mereka yang bangun, menangis menjerit sehingga membangunkan para tetangga terdekat.
Baca juga: Polsek Waigete Sikka Amankan Pelaku Pembacokan Warga di Kloangaur.
Eliaser yang mulai reda emosinya, hanya duduk terdiam dan sempat menangis melihat jenazah istrinya. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.
"Polres TTS telah melakukan langkah-langkah penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara, visum terhadap korban, serta pemeriksaan saksi-saksi dan pelaku," ujar Hendry.
Saat ini pelaku sudah diamankan dan kasus sedang ditangani oleh Satuan Reskrim Polres TTS untuk proses hukum lebih lanjut.
Terkait kejadian itu, Hendry mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan komunikasi yang baik dalam rumah tangga serta menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin.
"Jika mengalami tekanan atau permasalahan rumah tangga, segera cari solusi melalui mediasi keluarga atau pihak berwenang guna menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," pesannya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan ke polisi jika mengetahui adanya potensi tindak kekerasan di lingkungan sekitar agar dapat dilakukan pencegahan sejak dini.
Baca juga: Terduga Pelaku Pembacokan Warga di Kloangaur Sikka Merupakan Residivis
"Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama," imbuhnya. (Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria di TTS Bacok Istri yang Tertidur hingga Tewas",
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Pertumbuhan Ekonomi NTT Triwulan II Tumbuh 5,44 Persen, Tertinggi Sejak 2019 |
![]() |
---|
Kelakar Fraksi Demokrat DPRD NTT Soal Kudeta Gubernur dan Wagub |
![]() |
---|
NTT Jadi Provinsi Pionir Eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria 2030 |
![]() |
---|
Pemprov NTT Gandeng ICRAF Indonesia Dorong Pertumbuhan Ekonomi Hijau di NTT |
![]() |
---|
Dokter Hewan Julita Mertha Yasa Beberkan Strategi Cegah dan Kendalikan Rabies di NTT |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.