Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Ramadan 2025

Libur Sekolah Ramadhan 2025, SEB Tiga Menteri: Siswa Belajar di Rumah 5 Hari

Pemerintah telah menetapkan dan mengumumkan hari libur sekolah bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Editor: Alfons Nedabang
TRIBUN NETWORK
Ilustrasi Ramadan 2025. 

POS-KUPANG.COM - Pemerintah telah menetapkan dan mengumumkan hari libur sekolah bulan Ramadhan 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Hari libur sekolah bulan Ramadhan 2025 diatur dengan Surat Edaran Bersama (SEB) tiga menteri, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama dan Menteri Dalam negeri.

SEB tiga menteri dikeluarkan pada Selasa (21/1/2025).

Surat tersebut mengatur jadwal libur sekolah bulan Ramadhan 2025 dan jadwal masuk sekolah selama bulan puasa.

"Sehubungan dengan hal ini, untuk umat Islam dianjurkan melaksanakan ibadah Ramadan dengan khusyuk, merayakan ibadah dan tradisi hari raya Idul Fitri, dan tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan sebaik-baiknya," demikian isi SEB tiga menteri

Pemerintah mengatur libur sekolah bulan Ramadhan selama dua minggu. Masuk sekolah juga selama dua minggu.

Rinciannya sebagai berikut: 

1. Libur sekolah awal puasa

Dalam aturannya, ada lima hari awal puasa untuk siswa belajar di rumah.

Bisa dikatakan libur sekolah, namun tetap belajar secara mandiri sesuai instruksi sekolah. Ini jadwalnya:

  • 27 Februari 2025
  • 28 Februari 2025
  • 3, 4, dan 5 Maret 2025

Pada tanggal tersebut, kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai penugasan dari sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

2. Masuk sekolah

Sementara, ada jadwal masuk sekolah bulan puasa selama 14 hari sesuai SKB tiga menteri. Ini jadwalnya:

  • Tanggal 6 sampai dengan tanggal 25 Maret 2025

Selama dua minggu, pembelajaran dilaksanakan di sekolah/ madrasah/ satuan pendidikan keagamaan.

"Selain kegiatan pembelajaran, selama bulan Ramadan diharapkan melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama," tulis isi Surat Edaran Bersama tiga menteri ini lagi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved