Kontroversi Pagar Laut
600 Prajurit TNI AL Bongkar Pagar Laut di Tangerang: Atas Perintah Prabowo
Pembongkaran pagar laut sepanjang 30 kilometer itu disebut merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.
Ditargetkan selesai 10 hari
TNI AL pun menargetkan pembongkaran pagar laut di perairan Tangeran itu akan rampung dalam waktu 10 hari.
"Targetnya itu paling cepat 10 hari. 10 hari, bukan dua bulan," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama I Made Wira Hady kepada wartawan, Sabtu.
Menurut dia, pembongkaran pagar laut ini akan terus dilakukan setiap harinya secara bertahap.
Wira Hadi juga mengungkapkan, cepat atau lambatnya proses pembongkaran pagar laut sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.
"Kalau cuacanya masih seperti ini, bergelombang, kami menyesuaikan waktunya," katanya.
Dia juga mengakui bahwa pembongkaran pagar laut menghadapi berbagai kendala teknis. Misalnya, ditemukan beberapa pagar bambu yang terpancang sudah cukup lama.
Hal ini membuat batang bambu tertancap di dasar perairan. Selain itu, beberapa beberapa batang bambu juga ditemukan tertancap di kedalaman hingga mencapai dua meter.
TNI AL Pasang Badan
Dalam pembongkaran ini, TNI AL siap pasang badan apabila ada pihak yang keberatan.
"Apa pun itu, kalau kepentingan rakyat Angkatan Laut, TNI khususnya, kami akan tampil ke depan," kata Harry.
Pembongkaran pagar laut, menurut Harry, akan lebih mudah jika tidak ada pihak yang mengaku sebagai pemiliknya.
"Lebih mudah kita melaksanakan kalau tidak ada yang mengakui, daripada ada yang mengakui, kita perlu koordinasi-koordinasi lebih lanjut," ujarnya. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.