Jumat, 8 Mei 2026

Kali Warang di Sikka Meluap

Kali Warang di Sikka Meluap, DPRD Sikka Desak Penanganan Cepat dari Pemerintah

Luapan banjir di wilayah ini kerap terjadi setiap tahun saat musim hujan tiba namun belum ditangani secara serius oleh pemerintah.

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Salah satu anggota kepolisian tengah memantau suasana saat luapan banjir dari Kali Warang terutama di Dusun Habihodot, Desa Talibura, Rabu (1/1/2025) sore. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE- Intesitas hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT berdampak pada luapan banjir dari Kali Warang terutama di Dusun Habihodot, Desa Talibura, Rabu (1/1/2025) sore.

Luapan banjir di wilayah ini kerap terjadi setiap tahun saat musim hujan tiba namun belum ditangani secara serius oleh pemerintah.

Untuk itu, DPRD Sikka bersuara keras mendesak Pemkab Sikka melalui dinas teknis untuk segera melakukan penanganan cepat agar bencana ini tidak terulang lagi dan merugikan warga.

Ketua DPRD Sikka, Stefanus Sumandi yang dihubungi di Maumere, Rabu (1/1/2025) mengaku sudah mendapat laporan dari warga.

Stefanus Sumandi meminta Pemkab Sikka harus mengecek ke lokasi dan segera mengambil langkah cepat penanganan jangka menengah dan panjang.

"Langkah apa yang harus dilakukan pemerintah tentunya sangat penting. Pemerintah bisa turun ke lokasi agar melakukan penanganan seperti menguruk kali atau membangun turap pengaman. Langkah cepat perlu dilakukan," kata Stefanus yang juga politisi PDIP Sikka ini.

Ia menjelaskan, ke depan harus ada pemetaan daerah yang rawan banjir akibat luapan kali pada musim hujan sehingga tidak mengorbankan warga.

Untuk itu, Ia menyarankan kepada pemerintah menyiapkan program penanganan yang cepat dan  tuntas sehingga memberikan rasa aman bagi warga ketika musim hujan.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kali Warang Meluap, Pemukiman Warga Talibura Sikka Terendam Air

Untuk diketahui, banjir di Dusun Habihodot, Desa Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT akibat meluapnya Kali Warang menyebabkan 32 rumah warga terendam air.

Satu rumah warga dilaporkan disapu banjir pasca air meluap ke pemukiman warga.

Akibat kejadian ini diperkirakan kerugian mencapai Rp 200 juta.

Pasalnya, tanaman pertanian dan ternak warga pun rusak pasca banjir.

Kasie Humas Polres Sikka, Ipda Yermi Soludale pada Rabu (1/1/2025) sore menjelaskan, saat ini aparat Polsek Waigete, Pospol Talibura dan Koramil Talibura sedang melakukan proses evakuasi di lokasi banjir.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved