Rabu, 8 April 2026

Berita Kota Kupang

Pemerintah Kota Kupang Luncurkan Integrasi Layanan Primer dan BLUD 

Acara diawali dengan pemukulan gong oleh Sekda Kota Kupang sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program ILP

Penulis: Ray Rebon | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay pose bersama peserta usai melaunching program Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penetapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk seluruh Puskesmas di Kota Kupang.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan secara resmi meluncurkan program Integrasi Layanan Primer (ILP) dan penetapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk seluruh Puskesmas di Kota Kupang. 

Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 13 Desember 2024 di UPTD Puskesmas Sikumana sebagai bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat pelayanan primer.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, Administrator Kesehatan Ahli Madya Kementerian Kesehatan RI, Windy Oktavina, Penjabat Ketua TP PKK Kota Kupang, Angela Lusi-Deran, Kepala BPJS Cabang Kupang, dr. Ario Trisaksono, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, camat, lurah, dan kepala UPTD Puskesmas se-Kota Kupang.

Acara diawali dengan pemukulan gong oleh Sekda Kota Kupang sebagai simbol dimulainya pelaksanaan program ILP.

Sebagai bagian dari peluncuran, plakat diberikan kepada 12 kepala UPTD Puskesmas yang akan menerapkan layanan ILP dan 11 Puskesmas yang kini berstatus BLUD. 

Acara puncak ditandai dengan penandatanganan Komitmen Penyelenggaraan ILP oleh seluruh Puskesmas bersama lintas sektor terkait.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Kupang, Fahrensy Priestley Funay, menyebutkan bahwa penerapan ILP adalah langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan.

Baca juga: Pemkot Kupang Sukses Gelar Investment Forum III Tahun 2024, Ini Hasil yang Dicapai

"ILP dirancang untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat berdasarkan siklus hidup. Dengan pendekatan ini, kita memastikan pelayanan yang berkualitas, efisien, dan mudah diakses hingga ke tingkat RT dan RW," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antar pihak dalam mendukung program ini.

"Keberhasilan ILP bergantung pada kerja sama lintas sektor. Saya mengajak semua pemangku kepentingan untuk mendukung program ini agar tujuan kita menciptakan masyarakat yang lebih sehat dapat terwujud," tambahnya.

Penjabat Ketua TP PKK Kota Kupang, Angela Lusi-Deran, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan. 

"Ini adalah langkah besar, tidak hanya untuk Kota Kupang, tetapi juga untuk Indonesia. Mari kita dukung penuh program ini, terutama di Puskesmas, untuk melayani masyarakat dari bayi hingga lansia," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kupang, Trio Hardina, menjelaskan bahwa ILP adalah salah satu pilar transformasi sistem kesehatan di Indonesia. 

Program ini bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui koordinasi layanan Puskesmas, Pustu, dan Posyandu. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved