Kamis, 30 April 2026

Berita Internasional

Presiden Korea Selatan: Saya Sangat Menyesal dan Minta Maaf kepada Rakyat

Pemimpin partai oposisi utama Demokrat, Lee Jae-myung, menolak permintaan maaf Presiden Yoon Suk Yeol. 

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
KANTOR KEPRESIDENAN KORSEL
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. 

POS-KUPANG.COM, SEOUL – “Saya sangat menyesal dan ingin meminta maaf dengan tulus kepada rakyat. Keputusan ini diambil karena keputusasaan.” 

Demikian pernyataan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol atas keputusannya  memberlakukan darurat militer pada pekan ini. 

Langkah tersebut memicu kecaman dari oposisi dan mitra internasional Korea Selatan

Pemimpin partai oposisi utama Demokrat, Lee Jae-myung, menolak permintaan maaf Presiden Yoon Suk Yeol

Dia menyebutnya sebagai langkah mengecewakan dan mendesak Presiden Yoon segera mengundurkan diri dari jabatan presiden.

Dilansir Guardian, pemakzulan Yoon Suk Yeol  akan membutuhkan dukungan dua pertiga anggota parlemen, yaitu 200 dari total 300 kursi. 

Oposisi Demokrat bersama sekutunya memiliki 192 kursi, sehingga mereka membutuhkan setidaknya delapan suara tambahan dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP), partai yang dipimpin Yoon.

Pada Rabu, Yoon mengumumkan darurat militer, menyebut parlemen sebagai “sarang penjahat” yang menghambat urusan negara. 

Namun, hanya tiga jam setelah deklarasi itu, parlemen melakukan pemungutan suara untuk membatalkan keputusan tersebut dengan hasil 190-0. 

Selama periode singkat darurat militer, pasukan bersenjata mengepung Majelis Nasional, menimbulkan kekhawatiran akan upaya kudeta. 

Intelijen melaporkan bahwa Yoon memerintahkan penahanan sejumlah politisi kunci, termasuk pemimpin oposisi Lee Jae-myung dan anggota parlemen penting lainnya. 

Langkah Yoon telah memicu kekacauan politik di Korea Selatan, dengan protes besar-besaran terjadi di berbagai kota. 

Jajak pendapat terbaru menunjukkan 73,6 persen warga mendukung pemakzulan Yoon, termasuk mayoritas di kubu konservatif. Han Dong-hun, pemimpin PPP, menyebut tindakan Yoon sebagai hal berbahaya bagi negara” dan mendesaknya untuk mundur. 

Wal Kota Daegu, Hong Joon-pyo, memperingatkan bahwa jika Yoon dimakzulkan, PPP tidak akan memiliki alasan untuk tetap eksis. 

Masa jabatan Yoon juga dibayangi oleh berbagai skandal, termasuk tuduhan manipulasi saham dan penerimaan hadiah mewah oleh istrinya, Kim Keon Hee. 

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol  telah memblokir tiga undang-undang yang mencoba membentuk penyelidikan khusus terhadap istrinya, yang kini menjadi salah satu alasan utama pemakzulan. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Presiden Korea Selatan Minta Maaf: Saya Sangat Menyesal

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved