Berita Rote Ndao
Satlantas Polres Rote Ndao dan Jasa Raharja Laksanakan FKLL
Dintje mengungkapkan, infrastruktur di daerah-daerah tersebut masih kurang memadai, seperti jalan berlubang dan minimnya penerangan di malam hari.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Satuan Lalu Lintas Polres Rote Ndao bersama PT Jasa Raharja melaksanakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL).
Rapat bersama ini berlangsung di Aula Satlantas Polres Rote Ndao pada Kamis, 5 Desember 2024.
Acara ini dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Rote Ndao, Ipda Ferdy Ndaomanu, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Rote, M. Romirza Irrianggie, perwakilan dari Dinas Perhubungan Rote Ndao, Dintje Manubulu, serta perwakilan dari Dinas PUPR Rote Ndao, J.F. Nunuhitu.
Kasat Lantas Polres Rote Ndao, Ipda Ferdy Ndaomanu mengatakan, rapat itu bertujuan untuk membahas peningkatan dan pencegahan korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Rote Ndao.
Dia juga memaparkan data kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang didominasi oleh pelajar yang belum cukup umur, pengendara yang berkendara dengan kecepatan tinggi, dan pengendara yang tidak dilengkapi dengan perlindungan berkendara seperti helm.
Faktor-faktor itu, dikatakan Ipda Ferdy menjadi penyebab utama fatalitas korban kecelakaan. Ia menekankan pentingnya peningkatan pengaturan dan pencegahan lalu lintas di daerah rawan kecelakaan untuk menciptakan kondisi yang lebih aman.
Perwakilan dari Dinas Perhubungan, Dintje Manubulu, menyampaikan laporan terkait pemetaan titik rawan kecelakaan.
Dintje mengungkapkan, infrastruktur di daerah-daerah tersebut masih kurang memadai, seperti jalan berlubang dan minimnya penerangan di malam hari.
Ia kemudian mengusulkan perlunya fasilitas jalan yang layak serta penambahan rambu, marka jalan, dan imbauan untuk tertib berlalu lintas.
Jasa Raharja, M. Romirza Irrianggie dari menyampaikan bahwa Kecamatan Lobalain masuk dalam top 5 titik rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Rote Ndao dengan 13 kasus kecelakaan, 19 korban luka-luka, dan 3 korban meninggal dunia.
Romirza menegaskan perlunya pencegahan kecelakaan di wilayah tersebut untuk menekan angka kecelakaan. Sosialisasi dan imbauan keselamatan harus dilaksanakan baik dengan mendatangi instansi, turun langsung kepada masyarakat, maupun melalui pesan singkat (SMS Blast) di titik rawan.
Baca juga: Mantan Kabag Humas Kabupaten Manggarai Dilantik Jadi Kepala BNNK Rote Ndao
Untuk pencegahan kecelakaan, kata dia, langkah preventif harus dimulai dengan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang melibatkan masyarakat hingga ke lapisan terbawah.
Peningkatan pemahaman berkendara yang baik dan benar di kalangan pelajar di sekolah-sekolah juga sangat penting.
Hal ini, masih jelas Romirza, harus didukung dengan persuratan kepada stakeholder terkait agar dapat bersinergi dan mendukung upaya keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Rote Ndao.
"Kita harapkan rapat ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di Kabupaten Rote Ndao. Kita semua sepakat untuk bekerja sama dan berkomitmen dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas demi terciptanya lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat," tutup dia. (rio)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Polres-Rote-Ndao-dan-Samsat.jpg)