Pilkada Ende

Logistik Pilkada Ende di Lepkes Tiba Aman di TPS

ada jaringan tapi mereka harus cari jadi kalau kita kontak baru mereka langsung jawab itu tidak bisa

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Proses pendistribusian logistik Pilkada dari PPK Lepembusu Kelisoke ke 14 PPS, Senin, 25 November 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Meski sempat terkendala cuaca hujan dan medan yang ekstrim saat pendistribusian logistik Pilkada 2024 dari PPK Lepembusu Kelisoke ke 14 PPS di wilayah itu berjalan lancar, Senin, 25 November 2024.

Ketua PPK Lepembusu Kelisoke, Kristianus Yustinus Mbilu kepadq TribunFlores.com, Selasa, 26 November 2024 pagi menjelaskan, kondisi logistik Pilkada 2024 baik Pilbup maupun Pilgub dalam kondisi aman.

"Saat pendropingan kemarin itu kendalanya hujan jadi begitu pendropingan untuk jalur selatan itu ada beberapa desa yang kondisi jalannya jalan tanah, jadi agak sedikit terganggu. Kemarin kami dikawal sama teman-teman polisi, dan kami di PPK ada lima orang jadi kami menyebar ke beberapa titik,"ujar Kristianus.

Keseluruhan persiapan pemilihan baik Pilbup maupun Pilgub 2024 di tingkat Kecamatan Lepembusu Kelisoke pada H-1, kata Kristianus, tidak ada kendala yang berarti karena belum hingga pagi ini belum ada penyampaian dari tingkat PPS.

Baca juga: Usai Debat Pilkada Ende 2024, Lori-Damran Nyekar ke Makam Almarhum Bupati Marsel Petu

Meski demikian, Kristianus mengaku masih mengalami kendala kesulitan jaringan internet di beberapa titik.

"Kendala jaringan itu ada di beberapa titik, di Taniwoda itu TPS 01 dan 03, itu titiknya di Fatunndopo dengan Ratenggoji dengan di TPS di Tiwusora itu ada satu TPS, ada jaringan tapi mereka harus cari jadi kalau kita kontak baru mereka langsung jawab itu tidak bisa," kata Kristianus.

Guna mengatasi kendala itu, Kristianus mengatakan, PPK Lepembusu Kelisoke menyarankan agar anggota KPPS di titik-titik yang mengalami kendala jaringan menguplode hasil penghitungan suara secara offline kemudian mencari jaringan untuk kemudian diunggah.

Dia juga mengatakan, ada beberapa anggota PPS dan KPPS di wilayah-wilayah yang kesulitan jaringan internet mensiasati dengan cara menyimpan handphone di titik yang ada jaringan untuk mendapatkan akses internet.

Dari total 40 ribu lebih DPT di Lepembusu Kelisoke, Kristianus memastikan yang tidak bisa ikut memilih mencapai ratusan pemilih karena belum memiliki e-KTP dan sedang bekerja di luar Kabupaten Ende.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Ende, Maria Yasinta Wonga Sare dalam keterangannya kepada TribunFlores.com, Selasa, 26 November 2024 pagi menjelaskan pihaknya melakukan beberapa persiapan menghadapi tahapan pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak di Kabupaten Ende, Rabu, 27 November 2024.

"Diskominfo Kabupaten Ende bertanggung jawab terkait jaringan Internet di 21 kecamatan dan desa yang blankspot. Kami juga sudah menyurati pihak Telkomsel untuk menambah kapasitas dan memperkuat jaringan internet di 21 kecamatan," jelas Maria Yasinta Wonga Sare.

Pada Senin, 25 November 2024, kata dia, pihaknya bahkan sudah menyurati pihak BAKTI Kemenkominfo untuk menambah kapasitas dan memperkuat tower BTS di 59 titik di wilayah Kabupaten Ende.

Dia juga meminta Kabid TİK dan kru Bidang TİK untuk tetap memantau melalui WAG para Kades dan Camat se-Kabupaten  Ende terkait jaringan internet dan listrik serta genzet di lokasi. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS


 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved