Jumat, 29 Mei 2026

KUR 2024

Trend KUR di NTT Meningkat, Hingga September 2024 Tumbuh 12,46 Persen

Perkembangan Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024 memperlihatkan grafik yang cukup menggembirakan. Hingga akhir September 2024 tumbuh 12,46 persen.

Tayang:
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
MENINGKAT – Trend KUR 2024 di Provinsi NTT memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Realisasi dananya meningkat mencapai Rp 2,31 triliun atau tumbuh mencapai 12,46 persen dari tahun 2023 lalu. 

POS-KUPANG.COM – Perkembangan Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024 memperlihatkan grafik yang cukup menggembirakan. Hingga akhir September 2024 lalu, grafiknya memperlihatkan pertumbuhan 12,46 persen.

Terhitung Januari hingga September 2024, penyaluran dana itu tercatat mencapai angka Rp 2,31 triliun. Dana KUR 2024 sebesar itu disalurkan kepada ribuan pelaku UMKM, tepatnya pada jumlah 53.929 orang.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTT, Catur Aryanto Widodo membeberkan data itu kepada awak media di Kupang, Selasa 12 November 2024.

Dikatakannya, dalam rangka membantu dan meningkatkan usaha yang digeluti para pelaku UMKM, pemerintah melalui lembaga-lembaga keuangan senantiasa menyiapkan skema pinjaman yang tentunya memihak para usahawan mikro, kecil dan menengah.

Skema pinjaman yang disiapkan itu dimaksudkan agar para pelaku UMKM dalam semua kategori, mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengakses pembiayaan melalui dana APBN.

Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi bunga atas dana KUR yang digelontorkan kepada para pelaku UMKM tersebut. Oleh karena itu, adalah baik jika para pelaku UMKM tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Bahwa saat ini pemerintah telah menyiapkan dana dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk disalurkan lembaga perbankan melalui Kredit Ultra Mikro (UMi) yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

"Kinerja penyaluran KUR dan UMi sampai dengan September 2024 tumbuh positif. Di NTT sampai September 2024 lalu, realisasi KUR mencapai Rp 2,31 triliun untuk 53.929 debitur atau tumbuh 12,46 persen (yoy)," ungkap Catur.

Dia menyebutkan bahwa penyaluran dana KUR 2024 paling besar dilakukan oleh manajemen Bank BRI. Ada pun jumlah dana yang sudah disalurkan mencapai Rp 1,88 triliun. Dana sebesar itu disalurkan untuk 47.292 debitur.

"Sektor Perdagangan Besar dan Eceran masih menjadi sektor dengan penyaluran KUR terbesar yaitu sebesar 55,01 persen dari total penyaluran," bebernya.

Dia menerangkan, tiga daerah yang menerima penyaluran KUR terbesar secara spasial adalah Kota Kupang dengan total penyaluran Rp 246,80 miliar, Kabupaten Flores Timur Rp 166,69 miliar dan Kabupaten Ende sebesar Rp 163,15 miliar.

Sementara, lanjut dia, untuk penyaluran UMi sampai dengan bulan September 2024 mencapai Rp 181,32 miliar atau tumbuh sebesar 102,26 persen (yoy) untuk 39.887 debitur. 

"Penyaluran UMi terbesar dilakukan oleh PT. PNM (Permodalan Nasional Madani) dengan total penyaluran Rp 151,59 untuk 33.434 debitur," sebutnya.

Baca juga: Sektor Produksi Paling Tinggi Serap Dana KUR 2024, Teuku Ali Usman Bilang Begini

Menurut sektornya, penyaluran UMi terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran.

Dia menambahkan, adapun daerah dengan penyaluran UMi terbesar di NTT sampai dengan September 2024 adalah di Kabupaten Sikka dengan total penyaluran Rp 16,33 miliar, disusul Kabupaten Timor Tengah Selatan Rp 14,41 miliar dan Kabupaten Belu sebesar Rp 14,16 miliar. (cr20)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved