Minggu, 19 April 2026

Pilkada Rote Ndao

KPU Rote Ndao Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara 

Tujuan dari pelaksanaan simulasi untuk mengetahui, mendeteksi secara dini hal-hal yang mungkin terjadi pada saat pelaksanaan pemungutan suara.

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
Ketua KPU Rote Ndao, Agabus Lalu saat simulasi pencoblosan di TPS, Rabu, 13 November 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rote Ndao menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024.

Simulasi tersebut dilaksanakan pada tempat pemungutan suara (TPS) riil di SLBN Lobalain, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain. Rabu, 13 November 2024.

Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao, Agabus Lau mengatakan simulasi tersebut merupakan tahapan yang tengah dijalankan sesuai Peraturan KPU dan telah menjadi model dalam penyelenggaraan Pilkada serentak di Kabupaten Rote Ndao.

"Simulasi ini penting dilaksanakan karena memang sangat krusial dan berdampak besar terhadap hasil pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024," tandas Agabus.

Ia mengaku, simulasi tersebut melibatkan masyarakat untuk menuangkan hak pilih di tempat pemungutan Suara.

Dijelaskan Agabus lebih lanjut, rangkaian simulasi dilakukan mulai dari pengambilan sumpah petugas KPPS, pengecekan surat suara, proses pendaftaran, pengambilan surat suara, pencoblosan surat suara, memasukan surat suara ke kotak suara, kemudian mencelupkan jari pada tinta yang telah disiapkan oleh KPPS.

Jumlah undangan yang disebar KPU Rote Ndao bagi peserta simulasi sebanyak 528 lembar.

Tujuan dari pelaksanaan simulasi untuk mengetahui, mendeteksi secara dini hal-hal yang mungkin terjadi pada saat pelaksanaan pemungutan suara.

"Kira-kira hal apa yang terjadi baik bagi KPPS dan pemilih, itu yang perlu kami deteksi dan sesuai undangan yang kami sampaikan. Kita mulai tepat jam 7 pagi, karena pada saat pengumuman suara nanti tepat jam 7 pagi TPS dibuka, jadi tidak ada acara formal lain yang dilakukan," pungkas Agabus.

Ia pun meminta masyarakat memberikan masukan kepada KPU, apabila ditemukan hal-hal yang kurang bagus saat simulasi.

Baca juga: Polis Kawal Ketat Logistik Pilkada 2024 dari Kupang Menuju Gudang KPU Rote Ndao

"Jadi ini kami betul-betul mirip dengan pencoblosan yang akan dilaksanakan tanggal 27 November 2024 nanti. Simulasi ini kita bisa lihat, waktu persiapan butuh berapa jam sampai pada penghitungan suara kira-kira butuh berapa jam, karena masing-masing TPS  itu hampir 600 orang pemilih," tutur  Agabus.

Hadir dalam simulasi tersebut, Penjabat Bupati Rote Ndao, Oder Maks Sombu, Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, Dandim 1627/Rote Ndao Letkol Inf Albert Inkiriwang serta Ketua Bawaslu Rote Ndao, Demsi Toulasik. (rio)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved