KUR 2024

Penyaluran KUR 2024 di NTT hingga September Capai Rp 2,31 Triliun

Kakanwil DJPb NTT, Catur Aryanto Widodo mengatakan, total Penyaluran KUR 2024 di NTT hingga September Capai Rp 2,31 Triliun

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTT, Catur Aryanto Widodo - Penyaluran KUR di NTT Per September 2024 Capai Rp 2,31 Triliun. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Total Penyaluran KUR di NTT hingga september mencapai Rp 2,31 triliun atau tumbuh sebesar 12,46 persen (yoy) untuk 53.929 debitur.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTT, Catur Aryanto Widodo di Kupang, Selasa 12 November 2024.

Catur menjelaskan, dalam rangka membantu dan meningkatkan usaha para pelaku UMKM khususnya untuk mendapatkan akses pembiayaan melalui APBN, pemerintah menyediakan program pemberian subsidi bunga dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh perbankan dan Kredit Ultra Mikro (UMi) yang disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).

"Kinerja penyaluran KUR dan UMi sampai dengan September 2024 tumbuh positif. Yang mana, untuk KUR di NTT sampai dengan September 2024 mencapai Rp 2,31 triliun atau tumbuh 12,46 persen (yoy) untuk 53.929 debitur," ungkap Catur.

Baca juga: Syarat Pengajuan dan Tabel Angsuran Pinjaman Rp 60 Juta di KUR Mandiri 2024

Dia menyebut, penyaluran KUR terbesar dilakukan oleh Bank BRI dengan jumlah penyaluran mencapai Rp 1,88 triliun untuk 47.292 debitur.

"Sektor Perdagangan Besar dan Eceran masih menjadi sektor dengan penyaluran KUR terbesar yaitu sebesar 55,01 persen dari total penyaluran," bebernya.

Dia menerangkan, tiga daerah yang menerima penyaluran KUR terbesar secara spasial adalah Kota Kupang dengan total penyaluran Rp 246,80 miliar, Kabupaten Flores Timur Rp 166,69 miliar dan Kabupaten Ende sebesar Rp 163,15 miliar.

Sementara, lanjut dia, untuk penyaluran UMi sampai dengan bulan September 2024 mencapai Rp 181,32 miliar atau tumbuh sebesar 102,26 persen (yoy) untuk 39.887 debitur. 

"Penyaluran UMi terbesar dilakukan oleh PT. PNM (Permodalan Nasional Madani) dengan total penyaluran Rp 151,59 untuk 33.434 debitur," sebutnya.

Baca juga: Info KUR BRI 2024 Bulan November:Syarat dan Tabel Angsuran Pinjaman Tanpa Jaminan Rp 1 Juta-100 Juta

Menurut sektornya, penyaluran UMi terbesar pada sektor perdagangan besar dan eceran.

Dia menambahkan, adapun daerah dengan penyaluran UMi terbesar di NTT sampai dengan September 2024 adalah di Kabupaten Sikka dengan total penyaluran Rp 16,33 miliar, disusul Kabupaten Timor Tengah Selatan Rp 14,41 miliar dan Kabupaten Belu sebesar Rp 14,16 miliar. (cr20)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved