Lewotobi Erupsi
PMI NTT Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi
berdasarkan laporan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama di Flores Timur, seluruh masyarakat terdampak lari dengan hanya mengenakan pakaian yang ada
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi NTT secara sigap menyalurkan bantuan bagi warga terdampak akibat erupsi Gunung Lewotobi laki-laki di Flores Timur.
Ketua PMI NTT, Josef Nae Soi mengatakan, pada dasarnya PMI memiliki tugas dalam membantu pemerintah terkait kepalangmeraan, salah satunya bencana alam, kerusuhan dan lainnya.
"Saat ini sedang terjadi letusan gunung berapi di Flores Timur yaitu Gunung Lewotobi. Hal pertama yang kami lakukan dari PMI Provinsi yaitu melakukan koordinasi dengan PMI yang ada di Kabupaten khususnya Flores Timur dan Maumere," ungkap Josef di Kupang, Senin 11 November 2024.
"Ini terbukti dengan sigapnya teman-teman (PMI) kita yang ada di Maumere walaupun mereka sendiri mengendalikan diri untuk tidak terkena bencana," tambahnya.
Josef menyebut, berdasarkan laporan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama di Flores Timur, seluruh masyarakat terdampak lari dengan hanya mengenakan pakaian yang ada di badan mereka.
"Saya menghimbau seluruh masyarakat Indonesia dan NTT mari kita bergotong royong untuk membantu masyarakat kita yang terkena musibah ini, NTT adalah bagian dari Indonesia. Jadi mari kita bantu bersama," ujarnya.
Dengan tugas PMI membantu pemerintah terkait kepalangmeraan, kata Josef, PMI sudah melakukan bantuan secara darurat serta juga PMI NTT memberikan bantuan secara karintatif atau bantuan berupa benda dan lainnya.
Adapun jenis dan jumlah barang yang disalurkan PMI NTT yaitu masker 23.750 Pcs, hygiene kit 100 box, baby kit 50 box, matras alas tidur 120 pcs, selimut lurik 120 pcs, kelambu 50 pcs, terpal 20 pcs dan sepatu boot 10 pasang. Bantuan-bantuan tersebut telah diantar pada hari Kamis kemarin.
"Kami juga bantu satu unit pick up untuk membantu mobilisasi di sana, bukan untuk diberikan dan menjadi milik mereka tapi hanya untuk membantu sementara. Kemudian, satu unit ambulance untuk membantu masyarakat dan 1 unit tangki air agar kebutuhan air bisa tercukupi," ungkap Josef.
Baca juga: Ribuan Guru di Kota Kupang Donasi Bagi Korban Lewotobi Erupsi di Flores Timur NTT
Lebih lanjut, Josef mengatakan, saat ini juga sudah ada posko sementara dan PMI NTT akan membentuk posko permanen PMI untuk mencoba menampung bantuan yang ada dan disalurkan ke masyarakat.
"Kita juga menyiapkan tenaga-tenaga kesehatan untuk pelayanan kesehatan.
Di samping tenaga kesehatan, kata Josef, faktor sosial lain juga sangat dibutuhkan seperti adanya dampak bagi anak dan orang tua yang merasa trauma. Dengan demikian dibutuhkan psiko sosial.
"Kami mengirimkan orang yang berpengalaman untuk mendampingi anak-anak dan orang tua yang mengalami trauma," ujarnya.
Dia menyebut, tugas PMI ada dua yaitu memberikan hidup dan kehidupan bagi masyarakat yaitu air untuk minum dan transfusi darah.
"Kalau mereka butuhkan darah kita berikan. Karena sistem PMI NTT ada dua yaitu darah mati atau darah yang sudah diambil dari masyarakat dan kami simpan di Laboratorium. Lalu, darah hidup artinya kami menginventarisir masyarakat yang peduli terhadap manusia yang mau melakukan transfuse darah saat itu juga," ungkap Josef. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| BREAKING NEWS - Gempa Vulkanik Meningkat, Gunung Lewotobi Laki-laki Naik Level Siaga |
|
|---|
| Sempat Ditutup Akibat Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Frans Seda Maumere Kembali Dibuka |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Meletus dengan Kolom Abu 1.600 Meter |
|
|---|
| Waspada, Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi dengan Ketinggian Kolom Abu 1.000 Meter |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Dilanda Hujan Deras, Waspadai Banjir Lahar Dingin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ketua-dan-pengurus-PMI-NTT-pose-bersama-saat-hendak-menyaluran-bantuan-ke-Flores-Timur.jpg)