Pilkada Lembata
Para Paslon Pilkada Lembata Sampaikan Duka untuk Pengungsi Erupsi Lewotobi di Flores Timur NTT
Ketua KPU Lembata Hermanus Haro Tadon menyebutkan debat kedua merupakan debat terakhir atau pamungkas untuk enam pasangan calon di Lembata.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, LEMBATA -- Keenam pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Lembata menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan mereka untuk para pengungsi akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT.
Rasa dukacita dan doa untuk para pengungsi ini mereka sampaikan saat penyampaian visi misi paslon dalam debat publik kedua Pilkada Lembata di Aula Ankara, Lewoleba, Minggu, 10 November 2024.
“Kami sampaikan dukacita mendalam untuk para korban erupsi gunung Lewotobi Laki laki di Kabupaten Flores Timur,” ungkap Thomas Ola Langoday, calon bupati Lembata sebelum menyampaikan visi misinya. Hal yang sama juga disampaikan lima pasangan calon lainnya.
Debat terakhir kali ini mengangkat tema: Sinergi Pembangunan Kabupaten Lembata Berbasisi Nilai nilai Kebangsaan.
Para paslon akan merincikan program kerja mereka tiga sub tema pokok yakni pertama: menyelesaikan persoalan daerah; kedua, menyerasikan pembangunan kabupaten, provinsi dan nasional; ketiga, memperkokoh NKRI dan Kebangsaan.
Ketua KPU Lembata Hermanus Haron Tadon menyebutkan debat kedua merupakan debat terakhir atau pamungkas untuk enam pasangan calon di Lembata.
Debat kedua ini mengangkat tema: Sinergi Pembangunan Kabupaten Lembata Berbasis Nilai nilai Kebangsaan.
Menurut dia, debat akan memperkuat keyakinan pemilih dalam menilai siapa kandidat yang layak memimpin Lembata lima tahun mendatang.
“Debat tidak sekadar uji kecakapan para paslon atau adu argumentasi di antara mereka, tetapi juga sarana untuk masyarakat mengetahui pengetahuan paslon tentang isu-isu pembangunan di Lembata,” kata Hermanus saat membuka acara debat.
Dia berharap debat publik bisa menjadi rujukan masyarakat memilih pasangan calon pada Pilkada 2024 nanti.
Hermanus mengajak masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 27 November 2024 dan memilih pemimpin Lembata secara demokratis.
Baca juga: Debat Pamungkas Pilkada Lembata, Jimmy Sunur dan Lukas Janji Menggalakkan Digital Government
Kabupaten Lembata merupakan daerah dengan pasangan calon terbanyak untuk Pilkada 2024 di Indonesia. Total ada 6 pasangan calon yang bertarung di Pilkada 2024 atau yang terbanyak di Indonesia.
Herman berharap dengan ini masyarakat bisa lebih banyak punya pilihan kandidat untuk kepala daerah mendatang. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.