Kongres Pemuda Katolik
Pemuda Katolik NTT Dukung Kepemimpinan Gusma: Harus Hadir Konkret di Tengah Persoalan Masyarakat
Kinerja dan kepemimpinan Gusma pada periode pertamanya telah membawa organisasi Pemuda Katolik lebih maju dan berkembang.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemuda Katolik Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur (Pemuda Katolik NTT) mendukung penuh kepemimpinan Stefanus Asat Gusma sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik periode 2024-2027.
Gusma terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengurus Pusat Pemuda Katolik dalam Kongres Nasional XIX Pemuda Katolik di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 24-27 Oktober 2024.
Ketua Pemuda Katolik NTT, Yuven Tukung mengatakan, kinerja dan kepemimpinan Gusma pada periode pertamanya telah membawa organisasi Pemuda Katolik lebih maju dan berkembang. Karena itu, Pemuda Katolik NTT memberikan apresiasi yang tinggi.
"Beliau (Gusma) pun telah terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua umum untuk melanjutkan periode keduanya. Beliau berkomitmen membawakan Pemuda Katolik naik level," ungkap Yuven kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 29 Oktober 2024.
Karena itu, kata Yuven, Pemuda Katolik NTTakan mendukung penuh kepemimpinan Gusma dalam upaya serta kerja keras dan kerja kolaborasi untuk memajukan organisasi.
Selain itu, dukungan kepada Gusma juga diberikan untuk membawa dan mewujudkan cita-cita pemuda Katolik sebagai pendukung hari depan gereja dan tanah air Indonesia.
"Pemuda Katolik harus hadir secara konkret di tengah persoalan masyarakat dan orang muda," kata dia.
Level Up
Sebelumnya, Gusma dalam sambutannya pasca penetapan sebagai Ketua Umum PP Pemuda Katolik menekankan semangat “Grow Further and Level Up” yakni pentingnya peran Pemuda Katolik dalam menjawab kebutuhan Gereja dan masyarakat luas, serta menggarisbawahi bahwa kontribusi nyata dari kader-kader Pemuda Katolik sangat dinantikan.
“Gereja dan masyarakat menunggu kontribusi kita. Pemuda Katolik harus menjadi teladan dan memiliki andil besar dalam perubahan sosial di berbagai lapisan masyarakat,” ujar Gusma dalam sambutannya, Sabtu (26/10).
Gusma juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara Pemuda Katolik dan pemerintah dalam berbagai program pembangunan.
Ia melihat bahwa kerjasama yang baik dengan pemerintah dapat membawa dampak positif yang lebih luas.
“Kolaborasi dengan pemerintah adalah kunci bagi kita untuk mengoptimalkan potensi yang ada, terutama dalam program-program pemberdayaan masyarakat,” kata Gusma.
Dirinya mengajak para kader Pemuda Katolik untuk lebih terlibat aktif di tingkat akar rumput, khususnya dalam struktur pemerintahan desa.
“Pemuda Katolik harus siap terjun menjadi pengurus di desa-desa, berkontribusi langsung dalam memberdayakan masyarakat di pedesaan. Inilah saatnya bagi kita untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan memberikan perubahan nyata,” ungkapnya. (*/ian)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.