Pilkada Lembata
Jimi Sunur Ingin Sejahterakan ASN, Thomas Ola Tekankan Partisipasi Masyarakat Kelola Dana Desa
Jimi juga berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih dan inovatif dengan metode pelayan yang berbasis pada teknologi.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lembata Jimi Sunur dan Lukas Witak (Paket Lembata Jaya) ingin meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) dengan memberikan reward dan tunjangan kinerja kepada mereka yang bekerja dengan baik.
Menurut dia, kesejahteraan ASN yang meningkat bisa turut mendongkrak kinerja birokrasi dalam pelayanan publik.
"Kami juga akan berikan kursus singkat untuk ASN supaya mereka bisa bekerja dengan baik," kata Jimi dalam sesi debat publik pertama di Aula Ankara, Lewoleba, Sabtu, 26 Oktober 2024.
Jimi juga berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih dan inovatif dengan metode pelayan yang berbasis pada teknologi.
Berpegang pada konsep Good Governance, Jimi ingin menerapkan sistem merit (meritokrasi) dalam birokrasi supaya para ASN bisa bekerja sesuai dengan kompetensi.
Sementara itu, Thomas Ola Langoday dan Gaudensius Huar Noning (Paket TOL GAS) berkomitmen menyiapkan perangkat desa yang berkualitas.
"Kami siapkan perangkat dan infrastruktur secara optimal di desa. Kami siapkan infrastruktur berbasis teknologi memadai di semua desa," ujar Thomas Ola Langoday.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lembata gelar Debat Calon Bupati-Wakil Bupati Lembata dengan tema “Menuju Lembata Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”. Berlangsung di Aula Ankara Kelurahan Lewoleba Timur Lembata pada Sabtu, 26 Oktober 2024.
Keenam pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati hadir dalam kegiatan yang dimulai pukul 16.00 Wita.
Ketua KPU Lembata, Herman Haron Tadon dalam sambutan menyebutkan Debat adalah salah satu metode kampanye yang disiapkan KPU bagi para kandidat kepala daerah baik Bupati-Wakil Bupati, Walikota-Wakil Walikota dan Gubernur Wakil Gubernur.
Kepada 105.806 calon pemilih yang tersebar di 267 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Herman Tadon meminta agar menjadikan momen debat sebagai referensi dalam menentukan pilihan pada pilkada mendatang.
Baca juga: Ketua KPU Lembata Hermanus Tadon Harap Debat Bisa Disimak Oleh Para Pemilih
”Debat adalah salah satu metode kampanye yang disiapkan KPU. Oleh karena itu, kami ajak semua pemilih, ada 105.806 pemilih di 144 desa dan 7 kelurahan, nanti tersebar di 267 TPS untuk jadikan debat ini sebagai referensi untuk tentukan pilihan. Karena ini ruang bagi para calon untuk sampaikan semua visi misi dan programnya agar diketahui masyarakat,” ungkap Herman.
Setelah sejumlah acara pembukaan yang difasilitasi oleh Master of Ceremony Marissa Dillak, sesi utama debat dimulai pukul 17.00 dipandu langsung Yohana Margaretha, presenter kondang televisi yang dipercayakan KPU Lembata sebagai moderator. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.