Sabtu, 11 April 2026

Berita Kota Kupang

Komunitas Tuli Kupang Gelar Workshop Kesadaran Kesehatan Mental Bersama Herbert Klein

Kegiatan ini menghadirkan Herbert Klein, seorang Independent Deaf Advisor dalam bidang kesehatan mental asal Inggris, sebagai pembicara utama.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Suasana workshop kesehatan mental oleh Komunitas Tuli di aula rumah jabatan Wali Kota Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komunitas Tuli Kupang, bekerja sama dengan Gergatin, Pusat Bahasa Isyarat Indonesia, Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat Indonesia dan beberapa komunitas lainnya, menggelar workshop kesadaran kesehatan mental yang diadakan di aula rumah jabatan Wali Kota Kupang pada Selasa, 22 Oktober 2024. 

Kegiatan ini menghadirkan Herbert Klein, seorang Independent Deaf Advisor dalam bidang kesehatan mental asal Inggris, sebagai pembicara utama.

Wulandari Kadja, Sekretaris Panitia kegiatan, menjelaskan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan mental kepada komunitas tuli di Kota Kupang. 

Dengan bantuan juru bahasa isyarat, Adela, Wulandari menyampaikan bahwa selama ini teman-teman tuli di Kota Kupang belum mendapatkan informasi yang cukup tentang pentingnya menjaga kesehatan mental.

"Tujuannya adalah agar teman-teman tuli memahami kesehatan mental. Sebelumnya, mereka belum mendapatkan edukasi mengenai hal ini," ujarnya.

Herbert Klein, yang sudah dua kali memberikan sosialisasi terkait kesehatan mental kepada komunitas tuli di Kupang, menyempatkan diri untuk kembali berbagi pengetahuan. 

Selain di Kota Kupang, kata dia Herbert Klein juga telah berkeliling ke beberapa daerah lain di Provinsi NTT seperti Flores dan Soe. 

Baca juga: Tersangka KDRT di Penkase Diserahkan ke Kejari Kota Kupang

Bersama dengan dua rekannya dari Jakarta, mereka berkomitmen untuk membantu komunitas tuli memahami pentingnya kesehatan mental dan cara menjaganya.

"Dari workshop ini, kami berharap teman-teman tuli di Kota Kupang dapat belajar dan menerima pengetahuan terutama berkaitan dengan kesehatan mental," tambah Wulandari. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved