Undana
Empat Prodi di Undana Siap Ikuti Akreditasi Internasional
Wakil Rektor I Undana, Prof. Annytha I. R. Detha mengatakan, FIBA merupakan lembaga akreditasi yang diakui oleh Direktorat Pendidikan Tinggi.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Empat program studi (prodi) di Universitas Nusa Cendana (Undana) siap mengikuti akreditasi internasional oleh lembaga akreditasi internasional, FIBAA.
Wakil Rektor I Undana, Prof. Annytha I. R. Detha mengatakan, FIBAA merupakan lembaga akreditasi yang diakui oleh Direktorat Pendidikan Tinggi.
"Kemudian menjadi rujukan bagi Undana untuk memanggil dari FIBAA. Akreditasi internasional itu merupakan suatu kewajiban. Ini menjadi satu ciri khas khusus suatu program studi," kata dia, Jumat 18 Oktober 2024.
Prof Anytha mengatakan, dengan akreditasi internasional maka mutu dari program studi itu ikut berdampak. Dia mengatakan proses itu sudah dilakukan hampir setahun belakang. Kemudian saat ini dilanjutkan dengan visitasi lapangan.
Wakil Rektor 4 Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi Prof. Dr. Jefry S. Bale mengatakan, akreditasi itu sejalan dewan visi Undana mengenai orientasi kampus global. Sehingga proses ini sama dengan menyelaraskan tuntutan ke depan.
Untuk mendukung sebuah kualitas sumber daya manusia maka salah satu langkah adalah menyediakan program studi yang mempunyai predikat dengan kualitas yang lebih diatas.
"Dengan akreditasi ini maka kualitas lulusan Undana diharapkan mampu bertahan di era-era, masa depan yang akan datang," kata dia.
Tuntutan zaman yang sering berkembang maka Undana harus menyesuaikan diri. Penyesuaian itu dimulai dari tingkat program studi. Menaiki level program studi lewat akreditasi itu akan memberi energi dan sentuhan dalam pengelolaan yang bermuara ke perwujudan sumber daya manusia yang lebih baik.
Dalam aturan, mengharuskan setidaknya ada 5 persen program studi yang harus terakreditasi setiap tahun. Maka akreditasi internasional itu dilakukan bertahap untuk beberapa program studi di Undana, dari total lebih dari 60 program studi.
"Ukuran yang dipakai kementrian untuk menilai layanan suatu Universitas itu erat kaitannya dengan capaian indikator kinerja utama. Dari 8, ini adalah salah satu tercapainya program studi terakreditasi," kata Prof Jefry Bale.
Dia berharap kampus itu terus melakukan peningkatan dan perbaikan dari program studi agar ke depan terus menghasilkan lulusan yang terbaik.
Ke depan, akan terus dilakukan dan menjadi satu kesatuan maka dimulai dari proses perencanaan. Dia mengatakan, akreditasi itu dilakukan setiap tahun dengan beberapa program studi yang sudah dianggap cocok.
LP3M Undana juga diminta untuk dilakukan pemetaan program studi yang dianggap memenuhi kualifikasi sehingga diusulkan dalam tahapan akreditasi.
Baca juga: Undana dan PT Pegadaian Resmikan Perpustakaan Kampus The Gade Creative Lounge
Prof Dr Petrus Ly, dari Prodi PPKn mengatakan, Undana adalah lembaga layanan publik sehingga punya tanggung jawab dalam membantu peningkatan layanan publik. Akreditasi dalam negeri itu ada beberapa lembaga yang melakukan akreditasi berdasarkan disiplin ilmu.
| Undana Perpanjang Pendaftaran Wisuda Juni 2026 hingga 4 Mei |
|
|---|
| Pemprov NTT Gandeng Undana Bentuk Klinik Digital untuk Cegah Kecanduan Gadget |
|
|---|
| Prodi Ilmu Politik Undana Kupang Sosialisasi di Labuan Bajo |
|
|---|
| Undana dan Polda NTT Perkuat Sinergi, Bahas Kelas Khusus dan Peningkatan SDM Polisi |
|
|---|
| Undana Gelar UTBK SNBT 2026, 10.507 Peserta Ikut Ujian di Tiga Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pose-bersama-para-pimpinan-di-Undana-dengan-perwakilan-dari-masing-masing-program-studi.jpg)