TNI

Truk TNI AD Tabrak Mobil Warga, TNI Janji Tanggung Jawab

Meski demikian, pihak Korem 061/Suryakancana mengaku belum berkomunikasi dengan pemilik mobil yang terlibat. 

Editor: Ryan Nong
Ist
Ilustrasi kecelakaan mobil 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pihak Korem 061/Suryakancana berjanji akan bertanggung jawab secara materil terkait insiden kecelakaan antara truk TNI dan mobil warga di daerah Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (12/10/2024). 

Meski demikian, pihak Korem 061/Suryakancana mengaku belum berkomunikasi dengan pemilik mobil yang terlibat. 

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigjen Wahyu Yudhayana mengonfirmasi adanya insiden kecelakaan itu. kejadian itu melibatkan anggota TNI AD dengan warga setempat.

"Jadi truk TNI AD itu membawa pasukan yang mau masuk ke daerah tugas. Selanjutnya sampai di daerah Sukamakmur itu posisi tanjakan pemahamannya sopir kalau lagi posisi menanjak tentu akan diprioritaskan," kata dia dikutip dari Kompas.com.

Saat truk TNI AD melewati jalur tanjakan, dari lawan arah terdapat mobil warga dengan pemahaman yang sama. Wahyu mengatakan, sopir truk TNI AD sudah memberi tanda menggunakan lampu agar mobil tersebut berhenti. Namun, mobil tersebut tetap melaju.

"Akhirnya truk TNI AD dan mobil senggolan," ujar Wahyu.

Wahyu juga membantah bahwa anggota yang mengendarai truk TNI AD itu kabur pada saat kejadian. "Tidak betul yang dinarasikan bahwa anggota TNI kabur dan tidak bertanggung jawab, tidak seperti itu," kata Wahyu.

Ia menjelaskan, pada saat kejadian, anggota TNI AD sempat menghentikan laju kendaraannya dan berbicara dengan pemilik mobil.

Namun, karena truk tersebut membawa pasukan, mereka tidak bisa berhenti terlalu lama karena harus melanjutkan kegiatan. Anggota TNI AD kemudian menawarkan agar masalah tersebut diselesaikan di Kantor Komando Resor (Korem) 061/Suryakancana, Bogor, Jawa Barat.

"Pihak diver dan Danremnya itu siap bertanggung jawab dan mengganti kerusakan. Tapi memang tidak bisa dilakukan saat itu juga," terang dia.

Wahyu menambahkan, anggota TNI AD sudah memberikan contact person agar pemilik kendaraan tersebut bisa menghubunginya untuk menyelesaikan permasalahan. 

Pihaknya mengaku siap untuk bertanggung jawab dan mengganti kerugian kepada pemilik mobil akibat insiden tersebut.

Saat ditanya apakah pemilik mobil sudah datang ke Kantor Korem 061/Suryakancana, Wahyu belum bisa memastikan hal tersebut.

"Kalau itu saya belum monitor. Nanti dari Korem akan melakukan konferensi pers hari ini," tandas Wahyu. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved