Kamis, 9 April 2026

Berita Internasional

Komandan Hizbullah Terus Berguguran Diserang Militer Israel

Sebelumnya komandan Hizbullah, Ibrahim Kubeysi tewas dalam serangan Israel di Beirut selatan, pada Selasa (24/9/2024). 

|
Editor: Dion DB Putra
WARTAKOTA
Ilustrasi. Komandan Hizbullah terus berguguran diserang militer Israel dalam waktu setahun terakhir. 

POS-KUPANG.COM, BEIRUT - Sumber keamanan mengatakan, komandan unit pesawat nirawak Hizbullah, Mohammed Srur tewas dalam serangan militer Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon pada Kamis (26/9/2024) sore. 

Srur menambah daftar komandan Hizbullah yang terus berguguran sejak Israel menyerang sekutu Hamas itu di Lebanon dalam Waktu setahun terakhir.

Sebelumnya komandan Hizbullah, Ibrahim Kubeysi tewas dalam serangan Israel di Beirut selatan, pada Selasa (24/9/2024). 

Tokoh paling terkenal yang terbunuh adalah komandan tertinggi militer Hizbullah, Fuad Shukr. 

Berikut sejumlah  komandan Hizbullah yang tewas dalam pertempuran melawan Israel, dikutip dari New York Post.

Ibrahim Kubeysi 

Israel menyebut Kubeysi sebagai komandan jaringan rudal dan roket Hizbullah

Militer Israel mengatakan, Kubeysi memimpin beberapa unit roket, termasuk unit rudal berpemandu presisi, dan terkena serangan bersama komandan-komandan lain dari pasukan rudal dan roket Hizbullah

"Kubeysi merupakan sumber pengetahuan penting di bidang rudal dan berhubungan dekat dengan para pemimpin militer senior Hizbullah," lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP. 

Kubeysi tewas dalam serangan di gedung permukiman padat penduduk yang juga merusak puluhan mobil dan sepeda motor di dekatnya. 

Ibrahim Aqil 

Militer Israel (IDF) pada Jumat (20/9/2024) mengonfirmasi bahwa serangan udaranya menewaskan komandan tertinggi pasukan elite Radwan milik Hizbullah, Ibrahim Aqil. 

Serangan itu juga menargetkan 16 komandan dan operator senior Hizbullah. Sebagai komandan senior pasukan Radwan, Aqil mengawasi serangan harian terhadap Israel yang dimulai sejak 8 Oktober 2023. 

Ahmed Wahbi dan Abu Hassan Samir 

Ahmed Wahbi dan Abu Hassan Samir termasuk komandan yang tewas bersama Aqil. Wahbi membantu mengoordinasikan serangan terhadap Israel, sedangkan Samir yang merupakan mantan komandan Radwan mengawasi pelatihan unit elite tersebut di Lebanon

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved