Berita Rote Ndao
Cabup Paulus Henuk dan Paket Lontar Malole Absen Doa Bersama Pilkada Damai di Kemenag Rote Ndao
Cabup Paulus Henuk dan Paket Lontar Malole absen daalam doa bersama pilkada damai di Kemenag Rote Ndao
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Calon Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk (Paket Ita Esa) dan Paslon Paket Lontar Malole, Vicoas TB Amalo dan Bima T Fanggidae absen atau tidak hadir dalam doa bersama yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao.
Doa bersama itu dilakukan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao, Senin, 23 September 2024.
Hadir dalam doa tersebut, Penjabat Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rote Ndao Mathen L Nenobais, Ketua KPU Kabupaten Rote Ndao Agabus Lau, Ketua Bawaslu Kabupaten Rote Ndao Demsi Toulasik, Pasiter Kodim 1627/Rote Ndao Kapten Kav Agustinus Nada, Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Rote Ndao Marthen Muskanan.
Kemudian, ada pula Ketua FKUB Kabupaten Rote Ndao, Pdt. Merry J B B Sirah, Imam dari Paroki St. Kristoforus Ba'a, RD Dion Hesron, Ketua MUI Rote Ndao, Ahmad Kiah, paslon nomor urut 3, Paulina Bullu dan Sandro Fanggidae, (Paket Lentera), calon wakil bupati dari Paket Ita Esa, Apremoi Dudelusy Dethan, tim pemenangan Paket Lentera dan tim pemenangan Paket Ita Esa.
Ketua FKUB Rote Ndao, Pdt. Merry J B B Sirah menyampaikan doa bersama itu digelar untuk menyambut Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Rote Ndao dengan harapan adil, jujur, damai, rukun antarumat beragama.
Ia juga berharap agar semua penyelenggara baik itu KPU hingga tingkat TPS, Bawaslu, para pasangan calon, partai politik, tim pemenangan dan masyarakat dapat mengikuti aturan, prosedur dan ketentuan yang berlaku sehingga proses pilkada dapat berjalan dengan damai dan takut akan Tuhan.
Baca juga: Polres Kerahkan 12 Personel Jadi Walpri Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada Rote Ndao
"Mari kita semua baik itu penyelenggara, calon, tim sukses, partai politik dan masyarakat ikuti relnya sehingga dapat memberikan pembelajaran positif kepada generasi yang akan datang," ajak Pdt. Merry.
Di tempat yang sama, Penjabat Bupati Rote Ndao, Oder Maks Sombu mengaku doa bersama tersebut dapat dipergunakan sebagai sarana silaturahmi bagi semua pasangan calon kepala daerah dan pemerintah serta penyelanggara sehingga terwujudnya semangat Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Rote Ndao tetap aman, damai, sehat, langsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
"Saya berharap agar semua rangkaian Pilkada tahun 2024 dapat berlangsung dengan baik tanpa diwarnai oleh hal-hal yang dapat melemahkan sendi-sendi kekuatan bangsa," pungkas Oder Maks Sombu.
Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Rote Ndao, Marthen Nenobais mengungkapkan bahwa doa bersama tersebut merupakan hasil pertemuan dan kesepakatan dengan FKUB.
"Doa bersama ini hasil pertemuan FKUB pada beberapa waktu yang lalu di mana kita rencanakan dengan harapan Pilkada ini dapat berjalan dengan damai, rukun dan harmonis," tutup Marthen. (rio)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.