Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

KUR 2024

Penerima Dana KUR Terus Bertambah, Kini Tercatat 3,32 Juta Nasabah

Sampai saat ini jumlah penerima dana KUR 2024, terus bertambah dari hari ke hari. Pelaku UMKM penerima dana itu sudah mencapai 3,32 juta orang.

Tayang:
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
TERUS BERTAMBAH – Saat ini jumlah penerima dana KUR 2024 terus bertambah dari waktu ke waktu. Para penerima dana tersebut adalam pelaku UMKM atau usaha mikro, kecil dan menengah. 

POS-KUPANG.COM – Sampai saat ini jumlah penerima dana Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024, terus bertambah dari hari ke hari. Sesuai data terbaru, total pelaku UMKM yang menerima dana tersebut sudah mencapai 3,32 juta orang.

“Penyaluran KUR sudah diberikan kepada 3,32 juta debitur,” ujar 

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Yulius, Selasa 3 September 2024.

Untuk itu, bagi Anda yang hendak mengajukan permohonan pinjaman dana KUR 2024, diharapkan segera menyerahkannya kepada petugas bank. Lebih cepat permohonan itu diajukan, tentu akan lebih baik.

Bahwa sebelumnya, manajemen Bank BRI telah memasang target menuntaskan penyaluran dana KUR 2024 pada September 2024. Namun sampai pertengahan bulan ini, belum ada kabar tentang itu.

Tetapi sesuai data dari Kementerian Koperasi dan UMKM, hingga 31 Agustus 2024 masih ada Rp 84,4 Triliun KUR 2024 di Bank BRI yang belum tersalurkan. Berikut syarat KUR BRI 2024 dan cara mendapatkannya.

Perlu kamu ketahui, bahwa Kementerian Koperasi dan UKM mencatatkan realisasi penyaluran KUR 2024 hingga 31 Agustus 2024, sebesar Rp 195,6 triliun. Jumlah ini setara dengan  69,86 persen dari target tahun 2024 sebesar Rp 280 triliun. 

Artinya, masih ada sekitar Rp 84,4 triliun dana KUR 2024 yang masih bisa disalurkan hingga akhir tahun 2024. 

“Penyaluran KUR sudah diberikan kepada 3,32 juta debitur,” ujar 

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Yulius, Selasa 3 September 2024.

 Yulius menjelaskan, untuk mendorong peningkatan penyaluran KUR 2024, Kementerian Koperasi dan UKM akan melakukan beberapa langkah. 

Salah satunya dengan mendorong penerapan inovatif credit scoring dalam penilaian kredit.

Di sisi lain, pihaknya juga akan mendorong percepatan penyaluran KUR Klaster serta melakukan pendampingan bagi UMKM yang akan mengakses KUR 2024.

“Koordinasi dengan seluruh stakeholders juga dilakukan seperti Kemenko Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Penyalur KUR dan Perusahaan Penjamin KUR,” kata Yulius.

Sebelumnya, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kemenko Perekonomian Gede Edy Prasetya, mengungkapkan, target penyaluran KUR tahun 2024 adalah Rp 280 triliun, sedikit lebih rendah dari target awal yang sekitar Rp 300 triliun.

“Target penyaluran KUR tahun 2025 diproyeksikan paling tidak sama dengan target tahun 2024,” kata Edy yang juga Ketua Tim Teknis Sekretariat Komite Kebijakan Pembiayaan UMKM. 

Namun, target tersebut belum final dan akan ditetapkan secara resmi oleh Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM dalam forum Rapat Koordinasi pada Triwulan 4 tahun 2024.

Edy menjelaskan bahwa sasaran penyaluran KUR tahun 2025 akan difokuskan pada UMKM yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan mereka tidak mencukupi. 

Skema KUR tahun depan juga akan lebih tematik untuk menyasar target penerima KUR dengan lebih tepat dan berkualitas, seperti UMKM di sektor produksi, terutama di sektor pertanian.

Syarat KUR BRI 2024

Bank BRI memiliki berbagai jenis KUR 2024, yaitu KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR TKI. 

Penyaluran KUR 2024 tertuju kepada nasabah yang selama ini belum pernah mendapatkan pinjaman dari bank. 

Ketiga KUR BRI 2024 tersebut sama-sama menetapkan bunga sebsar 6 persen per tahun. Namun setiap KUR memiliki batas plafon pinjaman yang berbeda-beda.

KUR Mikro, setiap debitur bisa mengajukan pinjaman maksimal Rp 50 juta. Sedangkan KUR Kecil bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta. 

Khusus KUR TKI, Bank BRI akan memberikan biaya untuk keberangkatan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara penempatan dengan plafon Rp 25 juta. 

Wilayah penempatan TKI antara lain Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

Cara Mendapatkan KUR BRI 2024 secara Online

Tidak sulit untuk mengajukan KUR BRI 2024. Nasabah bisa mengajukan KUR BRI 2024 dengan dua cara, yakni datang langsung ke kantor bank atau secara online. 

"Ke bank bawa KTP, NIB (nomor induk berusaha), serta pernyataan bahwa usaha yang dijalankan telah berlangsung kurang lebih 6 bulan," ungkap Arini Handayani, Kepala Unit BRI Meruya Ilir, 18 Maret 2024.

Jika ingin mengajukan KUR BRI 2024 secara online, ikuti cara berikut:

-Akses laman kur.bri.co.id untuk mengajukan pinjaman KUR BRI online.

-Pilih "Ajukan Pinjaman".

-Login menggunakan alamat email dan masukkan kata sandi jika sudah memiliki akun.

-Jika Anda tidak memiliki akun di halaman tersebut, pilih "Daftar" Bisa juga dengan mendaftar melalui akun Google.

-Tunggu verifikasi yang dikirim pihak BRI melalui e-mail yang telah didaftarkan.

-Setelah akun sudah jadi, masuk (login) kembali di laman https://kur.bri.co.id/ menggunakan email dan password.

-Klik "Ajukan Pinjaman KUR". Baca dengan teliti halaman syarat dan ketentuan, kemudian klik “Saya adalah nasabah BRI” serta “Setuju dan Ajukan Pinjaman”.

-Klik “I’m not a Robot”, Isi informasi data diri secara lengkap (nama lengkap, NIK, alamat, nama ibu kandung, dan lainnya).

-Isi data usaha dengan lengkap (jenis usaha, penghasilan, biaya usaha, nomor rekening BRI, dan lainnya).

Baca juga: KUR 2024 Tinggal Sedikit, Cepat Ajukan Pinjaman Sebelum Tak Kebagian

-Unggah beberapa dokumen seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto, serta foto usaha.

-Klik “Selanjutnya” untuk masuk ke halaman pengajuan pinjaman. Isi data pengajuan (nominal pengajuan dan tenor).

-Klik “Hitung angsuran” untuk melihat jumlah angsuran yang akan dibayar.

-Klik “Ajukan pinjaman”. Setelah itu akan muncul halaman pengajuan informasi mengenai pinjaman disetujui atau tidak.

Setelah pengajuan ini, nasabah akan menjalani survei secara fisik. Kemudian, nasabah tetap harus datang ke kantor BRI terdekat untuk proses selanjutnya, salah satunya untuk tanda tangan dokumen. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved