Berita NTT
Ombudsman Kunjungi PLTP Ulumbu, Dengar Testimoni Warga Desa Wewo
Kunjungan diterima Royatul Hosnan, Manager Unit PLTP Ulumbu dan tim di ruang rapat sebelum dilanjutkan dengan meninjau pembangkit.
POS-KUPANG.COM, RUTENG - Anggota Ombudsman RI, Robert Na Endi Jaweng dan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi NTT, Darius Beda Daton mengunjungi Kantor Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Ulumbu di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Kamis 12 September 2024.
Kunjungan diterima Royatul Hosnan, Manager Unit PLTP Ulumbu dan tim di ruang rapat sebelum dilanjutkan dengan meninjau pembangkit.
Saat ini PLN tengah mengupayakan agar potensi PLTP Ulumbu dapat tumbuh dengan maksimal selain mendukung pemerintah dalam agenda dekarbonisasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia Net Zero Emission 2060. PLTP ini mulai dibangun tahun 2011 dan beroperasi sejak tahun 2013.
Kunjungan ini antara lain bermaksud melihat dari dekat dampak yang timbul bagi warga di sekitar pembangkit. Pasalnya, proses pengembangan proyek geothermal yang berada di sekitar lokasi wellpad D, E, F, G, H dan rencana perluasan pengembangan Panas Bumi Ulumbu unit 5 dan 6 (2 x 20 MW) di Pocoleok ditolak beberapa gendang dengan alasan, antara lain merusak lingkungan, merusak seng rumah warga, mengurangi debit mata air di sekitar, menyebabkan penyakit ISPA dan mengurangi produktivitas pertanian utamanya cengkeh, kopi dan kakao.
Untuk itu pihak PT PLN ingin mendengar langsung testimoni dari Kepala Desa Wewo dan beberapa warga setelah 14 tahun PLTP Ulumbu beroperasi.
Warga Desa Wewo berharap agar PLN memrioritaskan tenaga kerja lokal dan membangun jalan tani di Desa Wewo. Warga Desa Wewo mengaku tidak mengalami masalah sebagaimana dikhawatirkan warga Poco Leok.
Kepada manajemen PT PLN disampaikan, operasional PLTP Ulumbu eksisting unit 1-4 di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, sebagian besar dikendalikan tenaga kerja lokal.
Mereka bekerja pada bagian pengoperasian PLTP dan bagian pendukung kegiatan operasional, seperti cleaning service, office boy, security, dan aktivitas perbaikan atau sipil.
Baca juga: Pemerintah Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo Dukung PLN Wujudkan Listrik Andal
Jumlah total tenaga kerja di PLTP Ulumbu sebanyak 89 orang. Didominasi tenaga kerja lokal sebanyak 87 orang. Sisanya tenaga kerja non lokal sebanyak dua orang.
Manajemen PT PLN memohon dukungan seluruh warga agar PLTP Ulumbu dan PLTP Mataloko terus beroperasi menjadi sumber pasokan listrik untuk seluruh wilayah Flores. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Telkomsel, Wajah Baru Gaya Inovatif yang Menghipnotis |
![]() |
---|
Sejarah Baru, Atlet Gymnastik Pertama dari NTT Langsung Naik Podium Juara di Jakarta |
![]() |
---|
Pengamat Undana Nilai Hakim MK Tidak Berprinsip Hapus Parlemen Threshold |
![]() |
---|
Pj Bupati Kupang Ajak Pemuda Katolik NTT Sinergi dengan Pemerintah Daerah |
![]() |
---|
Mantan Gubernur NTT, Herman Musakabe Minta Warga NTT Eratkan Rasa Persatuan dan Persaudaraan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.