Berita NTT
Rektor UKAW Kupang Godlief Neonufa Paparkan Prestasi Wisudawan, Ini Daftarnya
Capaian itu meliputi keterlibatan mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang dipublikasikan di jurnal internasional, nasional.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Agustinus Sape
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Prof. Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, MT., SCL., memaparkan capaian dan prestasi wisudawan di bidang akademik dan non akademik.
Capaian itu meliputi keterlibatan mahasiswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang dipublikasikan di jurnal internasional, nasional atau mempresentasikan penelitian di Konferensi.
FPIK : tercatat 2 mahasiswa dari FPIK yaitu Ima Saleki dan Vania R. Th Tisera berhasil melakukan publikasi (sebagai anggota) pada Jurnal Internasional bereputasi (Scopus).
FE : tercatat 5 mahasiswa yang terdiri dari 2 mahasiswa Manajemen dan 3 mahasiswa Akuntansi berhasil baik dalam program MBKM.
FKIP : tercatat 4 mahasiswa berprestasi pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2024, untuk Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) 2024, yakni Laksmin Ningsih Rina Kodi (Ketua), Yohanes Eduard Blegur, Aprina Dju Tenga, Indri D. Djami Loro.
Tema yang mereka usung adalah "Poclon : Inovasi Terbaru Pupuk Organik Cair Mesocarp Lontar". DPL adalah Hartini R. L. Solle, S.Si., M.Sc
FKIP: 4 orang mahasiswa FKIP lolos dalam PKM-R dan PKM-K, untuk Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2024, masing-masing an: Yulita Toulasik (Ketua), Irmina Redo, Joni A. Ame, dan Belandina Here Kana. Tema diusung "Pembuatan Masker Wajah Nano Emulgel Arang Aktif Tempurung Lontar sebagai Anti Acne". DPL adalah Merpiseldin Nitsae, S.Si., M.Si.
FKIP: 7 mahasiswa lulus Kampus Mengajar a.n Agnes Kadja, Fitri Wie, Helen Yohana Timung, Yudel Ewil Tabun, Senly Wati Fina, dan Febriana Rahelda Rini.
FKIP : 3 mahasiswa Lulus Kampus Mengajar VIII, yakni Feronika M. Nomleni, Dessy Chornelia Kambu, dan Feber Olivia Heten.
Capaian non akademik :
FH: Juara 5 Debat Mahasiswa tentang Penerapan Keadilan Restoratif di Kepolisian dan
Juara 8 Debat Mahasiswa tentang Pembatasan Penggunaan Media Sosial.
Prestasi Olahraga dan Seni :
FKIP: 2 mahasiswa FKIP/PJKR menorehkan prestasi atas nama Susanti Dapataka - memperoleh Medali Perak untuk Kick Boxing, Kamboja 2023 dan Gaudensius Ismau sebagai atlet sepak bola NTT pada PON ke-21 Aceh 2024.
Fakultas Hukum : Lusiana A. Neolaka, Juara 2 Karate-Persiapan PON di Aceh.
Leo Helmina Bistolen, Juara 2 Lomba Lari 400 m POMNAS-Persiapan PON di Aceh.
Wilfridus Petrus Kapitan, Juara 2 Kejuaraan Kempo Pra-PON di Surabaya.
Yasfin Mahben, Juara 8 besar dan memperoleh tiket ke PON 2024, Kejuaraan Taekwondo di Jakarta.
Inovasi dan Kewirausahaan :
Tercermin dari giat memulai usaha yang berhasil, menunjukkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan.
FTh mencatatkan 8 orang mahasiswa, aktif dan konsisten melakukan wirausaha di luar dan di sela-sela jam kuliah untuk mendukung kebutuhan biaya studinya. Mereka antara lain: Figa P. Longo - usaha kuliner/nasi bungkus, Mateson H. Ndolu - jualan kue, Hermanus Maukamang - Suplier Jagung Goreng, Fatma Toele - usaha Baso Goreng, Erina Nalle - Usaha Puding, Frida Mooy - Bisnis Pulsa, dan Yosua Umbu Zogara Wolagole - Ojol Maxim.
FE mencatat sebanyak 20 orang mahasiswa menekuni kegiatan wirausaha antara lain: 2 orang prodi Akuntansi usaha konveksi/menjahit, 5 orang (2 Akuntansi, 3 Manajemen) usaha catering, 10 orang menekuni usaha bisnis Kue, dan 3 orang dari prodi Akuntansi dan manajemen menekuni usaha Ekspedisi.
“Melalui pencapaian ini, kita dapat melihat betapa pentingnya manajemen waktu dan perencanaan yang matang dalam mencapai tujuan. Di dunia perkuliahan, seringkali kita dihadapkan pada berbagai tugas, ujian, dan proyek yang membutuhkan konsentrasi dan usaha ekstra. Berhasil menyelesaikan semua ini dalam waktu yang ditentukan, kita telah membuktikan bahwa kita mampu mengelola stres dan tetap fokus pada tujuan,” ujar Godlief.
Godlief juga berpesan kepada lulusan UKAW agar tidak menjadi pelamar di instansi dan menunggu tetapi harus inovatif menciptakan lapangan kerja baru.
“Lulusan UKAW jangan jadi pelamar di instansi lalu menunggu lamaran tersebut sedangkan waktu terus berlalu, dan umur bertambah. Kita harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan berwirausaha. Kita sudah melihat sendiri mahasiswa jurusan Teologi sekalipun mengembangkan jiwa wirausaha dan terbukti. Maka kita tidak boleh hanya menunggu, tetapi harus bergerak, kreatif dan berinovasi,” imbuh Godlief. (*).
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
UKAW Kupang
prestasi wisudawan
Rektor UKAW
Godlief Neonufa
Kota Kupang
NTT
Pos Kupang Hari Ini
POS-KUPANG.COM
| Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Bantah Isu Perselingkuhan, Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Telkomsel, Wajah Baru Gaya Inovatif yang Menghipnotis |
|
|---|
| Sejarah Baru, Atlet Gymnastik Pertama dari NTT Langsung Naik Podium Juara di Jakarta |
|
|---|
| Pengamat Undana Nilai Hakim MK Tidak Berprinsip Hapus Parlemen Threshold |
|
|---|
| Pj Bupati Kupang Ajak Pemuda Katolik NTT Sinergi dengan Pemerintah Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/wisuda-ukaw-kupang_01.jpg)