Kunjungan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Pimpin Misa Akbar di GBK Jakarta, Ini Terjemahan Lengkap Khotbahnya
Paus Fransiskus: jangan lelah berlayar dan menebarkan jalamu, jangan lelah bermimpi dan membangun peradaban perdamaian.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Misa akbar bersama Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta sudah berlangsung dan berjalan dengan lancar, Kamis (5/9/2024) petang.
Tepat pukul 16.00 WIB, Kamis (5/9/2024), Paus Fransiskus tiba di Stadion Madya di Gelora Bung Karno. Paus Fransiskus menaiki Maung MV3 Pope Mobile berwarna putih. Di atas mobil tersebut, Paus didampingi Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo dan sejumlah pengawal serta jurnalis.
Pada pukul 16.22, Paus mulai keluar dari Stadion Madya menuju Stadion Utama GBK. Pukul 16.25, Paus mulai tiba di kawasan Stadion Utama dan mulai masuk stadion pada pukul 16.27.
Kedatangan Paus Fransiskus di Stadion Utama GBK disoraki ribuan umat yang hadir. Sembari bertepuk tangan, mereka kompak dan lantang menyanyikan lagu ”Viva Il Papa Viva Papa Fransesco”. Kemudian, lagu ”Kristus Jaya” juga bergema dan disusul lagu rohani ”Ave Maria”.
Paus tak pernah berhenti tersenyum saat menyusuri stadion. Tak hanya melambaikan tangan, Paus juga memberkati beberapa anak kecil yang hadir dalam misa akbar tersebut. Bahkan, Paus juga mencium kening beberapa anak tersebut. Anak-anak itu diantar panitia mendekati Paus ke arah mobil yang ditumpanginya.
Saat memimpin misa akbar, Paus Fransiskus mengajak umat mendaraskan pernyataan tobat. ”Saya mengaku...,” ucap Paus Fransiskus diikuti seluruh umat.
Dalam khotbahnya, Paus Fransiskus menyampaikan, kita kadang-kadang merasa tidak mampu, merasakan beratnya komitmen yang begitu besar. Manusia kadang merasa tidak selalu mendapatkan hasil yang diharapkan. Tak jarang, kesalahan-kesalahan membuat hidupnya tampak terhambat.
Baca juga: Misa Paus Fransiskus di Dili Timor Leste Akan Dihadiri 70.000 Orang
Kendati demikian Paus mengajak seluruh umat yang mengikuti misa untuk tetap rendah hati. Paus mengajak semua orang untuk tidak menjadi tawanan kegagalan. ”Kita perlu yakin dan percaya pada Tuhan dan penyelenggaraannya,” ujar Paus.
Untuk Indonesia, Paus berpesan agar bangsa ini tidak lelah berlayar dan menebarkan jala. Paus juga mendorong bangsa ini untuk berani memimpikan persaudaraan.
”Saudara dan Saudari, saya juga hendak berkata kepada Anda, kepada bangsa ini, kepada Nusantara yang mengagumkan dan beraneka ragam ini, janganlah lelah berlayar dan menebarkan jalamu. Janganlah lelah bermimpi dan membangun lagi sebuah peradaban perdamaian! Beranilah selalu untuk mengimpikan persaudaraan!” kata Paus Fransiskus.

Pada akhir homilinya, Paus Fransiskus mengajak umat untuk tidak surut membangun budaya perdamaian. ”Dengan dibimbing oleh sabda Tuhan, saya mendorong Anda semua untuk menaburkan kasih, dengan penuh keyakinan menempuh jalan dialog. Terus memperlihatkan kebaikan budi dan hati dengan senyum khas, yang membedakan Anda untuk menjadi pembangun persatuan dan perdamaian. Dengan demikian, Anda akan menyebarkan aroma harapan di sekeliling Anda. Ini adalah keinginan yang diungkapkan baru-baru ini oleh uskup-uskup Indonesia. Dan saya juga ingin melibatkan seluruh umat Indonesia, berjalanlah bersama untuk kebaikan Gereja dan masyarakat! Jadilah pembangun harapan, pengharapan Injil, yang tidak mengecewakan, melainkan membuka kita menuju sukacita tanpa akhir,” kata Paus Fransiskus menutup homilinya.
Paus mengakhiri misa akbar pada pukul 18.22 dengan meninggalkan area stadion. Namun, sebelum itu, Paus mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada ribuan umat yang telah hadir. Paus juga menyalami sejumlah umat.
Terjemahan lengkap kotbah Paus Fransiskus
Kotbah Paus Fransiskus pada misa tersebut ternyata disampaikan dalam bahasa Italia. Banyak umat yang hadir tidak mengerti pesan yang disampaikannya. Bahkan ada menyayangkan mengapa tidak ada terjemahan, sebagaimana dilakukan pada beberapa kegiatan yang sudah dilakukan Paus Fransiskus di Jakarta.

Untuk memenuhi keinginantahuan umat dan warganet mengenai isi kotbah Paus Fransiskus pada misa akbar di GBK Jakarta, berikut dicantumkan terjemahan lengkap kotbah Paus Fransiskus tersebut.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.