Selasa, 28 April 2026

Berita Kota Kupang

RPJMD Jadi Buku Suci Paslon Kepala Daerah Susun Visi Misi

Pada kesempatan itu Linus Lusi mempunyai keinginan mensukseskan Pikkada Kota Kupang termasuk menyiapkan visi misi para paslon.

POS-KUPANG.COM/RYAN TAPEHEN
Pose bersama Penjabat Walikota Kupang Linus Lusi dan jajaran saat berkunjung ke Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Rabu 28 Agustus 2024 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen

POS KUPANG.COM, KUPANG - Penjabat Wali Kota Kupang Linus Lusi melakukan safari Media di Kota Kupang termasuk ke Redaksi Pos Kupang pada , Selasa 27 Agustus 2024.

Linus Lusi tiba di kantor Pos Kupang pukul 11.30 Wita dan disambut langsung oleh Pemred Pos Kupang Dion DB. Putra bersama jajaran redaktur.

Sementara Linus Lusi datang bersama rombongan yakni Asisten Perekonomian & Pembangunan Sekda Kota Kupang Ignasius R. Lega, Staf Ahli Walikota Bidang SDM dan Kemasyarakatan dr. Ari Wijana, Staf Ahli Walikota Bidang Politik, Hukum & HAM  Matheus L.B.Radjah, Kepala Bappeda Djija Kadiwanu, Kadispora Jimmy Didok, Plt. Kadis DLHK Matheos A.H.T. Maahury, Sekretaris Diskominfo Jonard Kale, dan Kabid Pengelolaan Sampah & Limbah B3 DLHK Ahmad Likur.

Sementara Pemred Pos Kupang Dion DB Putra memperkenalkan jajaran redaktur kepada rombongan penjabat Walikota.

Pada kesempatan itu Linus Lusi mempunyai keinginan mensukseskan Pikkada Kota Kupang termasuk menyiapkan visi misi para paslon.

Dokumen RPJMD Kota Kupang menurut Penjabat Wali Kota Kupang, Linus Lusi menjadi buku suci yang digunakan oleh calon Kepala Daerah menyusun visi dan misi untuk kontestasi menjadi Walikota Kupang.

Linus Lusi juga mengatakan Pemkot siap mengirim tenaga ahli mereka mendampingi paslon dalam menyusun visi misi mereka.

"Pejabat di Pemkot Kupang juga bisa bersama mendampingi Paslon untuk menyusun visi misi. Mending mereka buat surat undangan daripada undang diam-diam," ujarnya.

Dirinya mengatakan Dokumen RPJND 2025-2030 sudah diserahkan ke KPU dan akan diberikan kepada paslon untuk menyiapkan visi misi sehingga tidak melenceng dari rencana jangka panjang daerah.

"SDM kami siap pakai semua. Jadi RPJMD dan RPJPD itu buku suci untuk para paslon menyusun visi misi mereka," tambahnya.

Dalam kunjungan ke Pos Kupang ini, Linus Lusi menerangkan sebagai bagian dari safari usai ditunjuk menjadi Penjabat Wali Kota Kupang.

Baca juga: Hadiri Deklarasi Chris dan Serena, PKN: Kasih Kesempatan Anak Muda Pimpin Kota Kupang 

Melalui safari media ke Pos Kupang ini dia ingin Pos Kupang juga ikut memberikan kesejukan dan pandangan lain dalam Pilkada Kota Kupang 2024 agar didesain dan juga ditampilkan secara serius oleh para kandidiat yang nanti salah satu palson akan memimpin Kota Kupang.

"Kita di Kota Kupang rata-rata pemilih cerdas sehingga kejadian yang tidak diinginkan bisa dicegah. Pos Kupang harus menciptakan pemberitaan yang kondusif di situasi yang cukup panas di Pilkada Kota Kupang," ujarnya.

Linus Lusi dalam periode kepemimpinan sebagai Penjabat Wali Kota selama 6 bukan kedepan ini selain tugas utama mensukseskan Pilkada Kota Kupang namun juga punya fokus lain dalam menata Kota Kupang.

Kebersihan Kota Kupang perlu menjadi perhatian paslon sehingga di masa kepemimpinan ini isu sampah perlu juga diungkap oleh paslon.

Selama ini kata dia program Pemkot menangani sampah sudah berjalan tetapi menurut dia perlu dibenahi lagi.

"Selama ini di Pemkot sudah berjalan soal sampah tapi perlu dibenahi lagi. Kami seperti pemungut sampah sementara pemilik sampah nonton dari rumah jadi perlu perhatian serius membangun kesadaran masyarakat. Ini juga jadi kegelisahan tokoh masyarakat mulai dari Presiden, jadi kami mohon dukungan Pos Kupang kita gotong royong," jelasnya.

Masalah sampah ini kata dia butuh kepekaan sosial dan masalah sampah akan kita perhatian dengan baik.

Bukan cuma itu ada sejumlah pertanyaan dari para redaktur Pos Kupang meminta untuk perhatian Pemkot Kupang atas kekerasan terhadap perempuan dan anak yang belakangan cukup serung terjadi di Kota Kupang.

Soal infrastruktur misalnya jalan di Kota Kupang yang masih berlubang akan diperhatikan.

Ada juga keluhan terkait pesta yang sering menggunakan jalan umum apalagi di musim-musim pesta akan segera ditindak lanjuti karena sudah ada perda yang mengatur soal itu dan akan memberikan penegasan bagi lurah dan Camat.

Pemimpin Redaksi Pos Kupang Dion D. B. Putra yang menyambut Penjabat Wali Kota mengatakan persoalan sampah menjadi problem bersama dan sering diangkat Pos Kupang.

"Soal kebersihan kami memang cukup keras menyentil. Tapi kami juga mulai mengedukasi masyarakat mengolah sampah dengan bijak dan sampah mesti menjadi urusan setiap rumah tangga dan ini problem kita bersama," ujarnya.

Pos Kupang juga kata Dion, berkomitmen menjaga situasi kondusifitas pada Pikada ini dan meminta agar Pemkot juga mengingatkan Pos Kupang bila ada konten yang berpotensi yang menyudutkan atau membuat gaduh.

"Kami juga jaga betul supada suasana kondusif, tolong kami tetap diawasi supaya tetap di koridor," ujarnya.

Ditambahkan Kepala Bappeda, Djija Kadiwanu kedepan ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksnakan Pemkot Kupang yakni penyusunan RPJPD 2025-2045 yang menurut dia dokumen ini menjadi referensi kepala daerah menyusun visi dan misi.

"Calon kepala daerah ada pada koridor itu karena visi misi mereka ada di RPJMD
Jika mereka menyiapkan visi misi harus sesuai dengan itu," ungkapnya.

Kata dia dokumen RPJMD juga sudah diserahkan secara resmi ke KPU dan akan dilanjutkan ke paslon masing-masing

Manajer Produksi Pos Kupang, Ferry Jahang juga menyentil terkait keterlibatan ASN sangat tinggi di Pilkada dan kata dia perlu ada tindakan tegas terkait keterlibatan ASN karena riak yang ada di masyarakat sangat korelatif keterkaitan dengan ASN.

Keterlibatan ASN kata dia juga kelihatan seperti "dilindungi", karena itu diharapkan tidak ada pertumpahan darah seperti di Malaka pada Pilkada kali lalu.

Sebab ada sejumlah calon yang notabene bekas pimpinan di Kota Kupang dan tentu punya akses kedalam misalnya ada Jonas Salean, Jefry Riwu Kore, dan George Hadjoh.

Soal sampah dirinya juga mengatakan perlu kolaborasi tapi juga keterlibatan masyarakat harus jadi utama.

Sebab dirinya melihat semangat gotong royong mulai hilang sehingga perlu ada keterlibatan aktif dari RT dan RW yang menjadi ujung tombak pemerintah Kota Kupang.

Bukan cuma itu, Pj. Walikota Kupang menerima masukan terkait penataan taman, perbaikan infrastruktur jalan, listrik, air, serta penertiban PKL di trotoar. (ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved