Selasa, 7 April 2026

Berita Belu

BAPANAS Gelar Gerakan Pangan Murah di PLBN Motaain

Kegiatan ini diselenggarakan dengan kerjasama antara Bulog, PLBN, serta melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-PERTANIAN BELU
Badan Pangan Nasional (BAPANAS), melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, menggelar Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Badan Pangan Nasional (Bapanas), melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, menggelar Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-79. 

Kegiatan ini diselenggarakan dengan kerjasama antara Bulog, PLBN, serta melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan kelompok tani setempat, Sabtu 17 Agustus 2024.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Frida Ariani Bria, menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah di PLBN ini merupakan bagian dari upaya BAPANAS dalam mendukung rencana Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama di wilayah perbatasan. 

"Gerakan Pangan Murah yang kami laksanakan dalam rangka perayaan kemerdekaan ini bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat di kawasan PLBN, agar mereka dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau," ujar Frida, Minggu 18 Agustus 2024 melalui pesan WhatsApp. 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa gerakan ini diharapkan dapat mencegah atau mengendalikan inflasi yang kini menjadi ancaman bagi banyak negara. 

"BAPANAS dan Bulog menyediakan berbagai kebutuhan pokok selama kegiatan berlangsung, di antaranya minyak goreng sebanyak 420 liter harga Rp 16 ribu, gula pasir 250 kg (Rp 17.500/kg) terigu 20 kg (Rp 12 ribu/kg), dan beras SPHP sebanyak 10 ton (Rp12 ribu /kg," pungkasnya. (cr23)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved