Olimpiade Paris 2024

Menpora Dito Ariotedjo Sebut Bonus Atlet Berprestasi Olimpiade Paris Meningkat

Adapun nominal bonus bagi para atlet berprestasi di Olimpiade Paris 2024 meningkat signifikan bila dibandingkan ajang serupa di Tokyo 2020

Editor: Edi Hayong
NOC INDONESIA
Rizki Juniansyah meraih emas di cabang olahraga angkat besi Olimpiade Paris 2024 nomor men?s 73 kg di South Paris Arena 6 pada Kamis (8/8/2024) malam atau Jumat (9/8/2024) dini hari WIB. 

POS-KUPANG.COM- Pemerintah Indonesia memberi apresiasi terhadap perjuangan atlet yang telah membawa nama Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 dengan memberikan bonus.

Adapun nominal bonus bagi para atlet berprestasi di Olimpiade Paris 2024 meningkat signifikan bila dibandingkan ajang serupa di Tokyo 2020.  

Hal ini diakui Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, "Kami sangat bersyukur untuk Olimpiade kali ini. Nilai bonusnya dinaikkan".

Dikatakan Menpora Dito Ariotedjo seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/8/2024), Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai total Rp 6 miliar untuk para penerima medali emas Olimpiade Paris 2024.

Nominal itu meningkat dari Olimpiade sebelumnya yang mencapai Rp5,5 Miliar.

Bonus tersebut, kata Dito, diterima oleh Veddriq Leonardo yang meraih medali emas di cabang panjat tebing nomor speed putra serta Rizki Juniansyah yang memperoleh medali emas di angkat besi nomor 73 kg putra. 

Dikatakan Dito, pemerintah juga menaikkan nominal bonus bagi atlet peraih medali perunggu di cabang bulutangkis tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung.

Baca juga: China Sukses Mencapai Target Nol Kasus Doping di Olimpiade Paris 2024

Bonus yang diterima Rp 1,65 miliar, atau meningkat dari nominal Olimpiade Tokyo yang mencapai Rp 1,5 miliar.

Menpora Dito juga menyatakan kebahagiaannya atas penghargaan yang diberikan secara merata kepada semua pihak yang berkontribusi di Olimpiade Paris.

Mereka adalah para pelatih yang juga menerima bonus senilai total Rp 2,75 miliar karena berhasil meloloskan atletnya mendapat medali emas.

Untuk pelatih yang atletnya mendapatkan medali perunggu mendapatkan uang bonus Rp675 juta

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan uang bonus senilai Rp 250 juta untuk atlet yang tidak mendapatkan medali.

Menurut Dito, apresiasi ini mencerminkan pengakuan terhadap kerja keras dan dedikasi semua pihak yang terlibat dalam pencapaian tersebut.

 "Dan yang bikin kami bahagia dan saya sangat senang ini diberikan merata. Tidak hanya yang mendapat medali, tapi juga para atlet dan pelatih yang sukses meloloskan cabang olahraganya dan atlet-atletnya di tingkat Olimpiade," katanya.

Baca juga: Nurul Akmal Belum Bisa Menambah Medali bagi Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Dito menekankan bahwa penghargaan ini adalah simbol komitmen pemerintah untuk semakin serius dan fokus dalam mendukung prestasi di Olimpiade di masa depan.

Menpora Dito juga menyoroti hasil Olimpiade Paris, di mana medali diraih dari tiga cabang olahraga.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memperkuat cabang-cabang olahraga yang memiliki potensi medali dan memastikan dukungan penuh untuk meningkatkan prestasi atlet Indonesia.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved