Rabu, 15 April 2026

Murid SD Jatuh di IPAL

Polisi Periksa Prosedur Sanitasi dan Manajemen RSUD SK Lerik

Terkait lokasi IPAL yang dikeluhkan keluarga tidak memiliki pagar pembatas, Aldinan mengatakan ada tanda larangan yang terpasang.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ROSALIA ANDRELA
Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Aldinan R.J.H. Manurung memberikan keterangan kepada media usai meninjau TKP di IPAL RSUD S.K Lerik. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Warga Kota Kupang dihebohkan dengan kematian AN (7) siswa kelas 1 SD yang terperosok di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) RSUD SK Lerik pada Selasa, 6 Agustus 2024 sore saat bermain dengan adiknya.

Menanggapi informasi ini, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol Aldinan Manurung bersama personel Polresta Kupang Kota dan Polsek Kota Lama mendatangi lokasi kejadian.

Selain melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kejadian. 

“Kami akan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa orang tua almarhum, saksi, dan pihak rumah sakit,” ujarnya Rabu, 7 Agustus 2024.

Terkait lokasi IPAL yang dikeluhkan keluarga tidak memiliki pagar pembatas, Aldinan mengatakan ada tanda larangan yang terpasang.

“Ada tanda larangan yang dipasang kalau dari sisi Barat bisa kelihatan jelas. Kemudian ada beberapa rantai yang dipasang, meskipun dari plastik. Kami akan perdalam lagi mengenai tata cara, serta prosedur pembuatan dan pembuangan sanitasi yang ada di RSUD S.K.Lerik ini,” ucapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Murid Kelas Satu SD Meninggal Dunia, Diduga Jatuh di IPAL RSUD SK Lerik

Adapun AN (7) dikatakan sering bermain di RSUD S.K. Lerik karena orang tuanya bekerja di sana. Saat sedang bermain dengan adiknya di lokasi IPAL, AN terperosok usai menginjak penutup IPAL yang sudah keropos. 

Adik AN sempat berteriak memberitahukan kepada orang tuanya, namun nyawa AN tidak tertolong saat jatuh di IPAL yang memiliki kedalaman 4 meter dengan tinggi limbah 3 meter.

Jenazah AN sempat dibaringkan di ruang pemulasaran jenazah RSUD S.K. Lerik, kemudian diantar oleh ambulance rumah sakit menuju rumah duka di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat. (cr19)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved