Jumat, 15 Mei 2026

Berita Ende

Warga Minta Pemda Ende Perhatikan Ruas Jalan Reka-Wolokota

Fidel juga menyebut, informasi yang dia peroleh, pengerjaan proyek itu akan difokuskan pada empat titik yang rusak akibat terkikis air dan longsor. 

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Kondisi ruas jalan Reka-Wolokota di wilayah Selatan Kabupaten Ende tepatnya di Kecamatan Ndona cukup memprihatinkan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Kondisi ruas jalan Reka-Wolokota di wilayah Selatan Kabupaten Ende tepatnya di Kecamatan Ndona cukup memprihatinkan.

Ruas jalan ini terkenal dengan topografi yang ekstrim karena terdapat jurang di beberapa titik ditambah lagi longsor yang terjadi beberapa waktu menambah kesan ekstrim bagi warga atau pengendara yang melintas di ruas jalan ini.

Fidel Dari, salah satu tokoh muda di Kecamatan Ndona kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 31 Juli 2024 mengungkapkan, akibat kondisi ruas yang memprihatinkan beberapa ibu-ibu hamil yang hendak melahirkan terpaksa dijemput ambulance.

"Beberapa kali dijemput dengan ambulance tapi pengemudi harus nyali, harus berpengalaman dan punya keberanian karena medan dan kondisi jalan di beberapa titik itu ekstrim sekali," ungkap Fidel.

Bahkan, kata Fidel, apabila kondisi cuaca bersahabat dan gelombang tenang, warga di wilayah itu memilih menggunakan kapal motor untuk menyeberang menuju Kota Ende untuk berbelanja atau menjual hasil komoditi.


- Peningkatan Ruas Jalan 

Pemerintah Kabupaten Ende pada tahun 2024 akan memulai melakukan pekerjaan peningkatan ruas jalan menuju wilayah Selatan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende melalui APBD dengan total anggaran sebesar Rp. 460.150.000 dengan nomenklatur pekerjaan peningkatan ruas jalan Ngalupolo-Reka- Wolokota. 

Fidel menyebut, beberapa waktu lalu ruas jalan ini mulai dilakukan pembersihan oleh rekanan lantaran sebagian badan jalan tertimpa longsor di beberapa titik yang membahayakan.

Fidel juga menyebut, informasi yang dia peroleh, pengerjaan proyek itu akan difokuskan pada empat titik yang rusak akibat terkikis air dan longsor. 

Fidel sebagai salah satu warga dan tokoh muda pantai selatan Kecamatan Ndona memberikan apresiasi dan menyambut baik rencana pembangunan tersebut.

Namun dia berharap pekerjaan peningkatan ruas jalan Ngalupolo-Reka- Wolokota itu mengutamakan beberapa titik yang selama ini paling di lalui kendaraan yakni Pu"u Naka dan Wolowaru

"Tentu kami menyambut baik dan mendukung pembangunan ruas jalan ini karena memang itu yang dibutuhkan dan paling dirindukan warga pantai Selatan, tapi perlu diingat bahwa pekerjaan jalan itu untuk memudahkan  mobilisasi manusia dan barang. Dan pada kenyataannya hari ini ada beberapa titik yang mesti menjadi prioritas utama agar dapat dilalui," ujar Fidel.

Pu"u Naka dan Wolowaru, kata Fidel, merupakan dua titik paling sulit karena saat melintas di dua titik ini, warga harus turun dari kendaraannya. Sedangkan kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas karena kondisi jalan yang cukup parah dan memprihatinkan.

Baca juga: Sambut HUT Bhayangkara, Polsek Wolowaru Ende Gelar Turnamen Bola Voli hingga Baksos

Fidel berharap kondisi ini menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Ende pada saat pengerjaan mengingat ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses yang mempermudah warga pantai selatan di Kecamatan Ndona menuju Kota Ende dan sebaliknya.

"Ini akses satu-satunya untuk bapak mama dan kami semua di selatan. Dan percuma kalau jalannya sudah ada, tapi orang tidak bisa lalui. Bahkan kendaraan juga harus pake dorong. Kalau sudah dikerjakan meski dengan dana terbatas lebih baik lagi intinya dapat dilalui dengan aman," tutup Fidel. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved