KUR 2024

Penyaluran KUR 2024 di 41 Bank Tembus Angka Rp 116,94 Triliun, Simak Penjelasan Dian Ediana Rae

Penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024 di 41 bank tembus angka Rp 116,94 triliun, simak penjelasan Dian Ediana Rae

Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
KUR 2024 - Penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024 di 41 bank tembus angka Rp 116,94 triliun, simak penjelasan Dian Ediana Rae. Ilustrasi penyaluran dana KUR 2024. 

POS-KUPANG.COM – Penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024 di 41 bank penyalur yang dipercayakan pemerintah menembus angka Rp 116,94 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, menjelaskan, capaian penyaluran KUR 2024 di 41 bank penyalur tersebut terjadi dalam rentang waktu lima bulan sejak Januari-31 Mei 2024.

"Adapun realisasi penyaluran KUR atas 41 bank Penyalur KUR tahun 2024 sampai dengan 31 Mei 2024 telah mencapai Rp 116,94 triliun atau meningkat 45,72 persen kepada 1,99 juta debitur," kata Dian di Jakarta, Senin (15/7/2024).

Dian menuturkan, Penyaluran KUR tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya sampai dengan 31 Mei 2023 yang mencapai Rp 80,25 triliun.

Untuk itu, Pemerintah bersama OJK secara berkala terus melakukan evaluasi baik kompetensi, dan kondisi para bank Penyalur KUR, sehingga dalam perjalanannya dimungkinkan suatu penyesuaian, alokasi ataupun penghentian penyaluran.

Hal itu disebabkan implementasi program menekankan tidak hanya berfokus terhadap peningkatan penyaluran, namun juga berfokus terhadap efektivitas program dalam mendorong keberlangsungan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia secara jangka panjang.

Baca juga: Ajukan Sekarang, Sisa KUR BRI 2024 Tinggal Rp 88 Triliun, Jangan Sampai Terlambat

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengkaji opsi perpanjangan restrukturisasi kredit terdampak COVID-19 hanya untuk kredit usaha rakyat (KUR).

Ia menilai kelompok kelas menengah ke bawah lebih membutuhkan perpanjangan restrukturisasi kredit tersebut.

“Ini sedang kita kaji dalam kebijakan KUR. Tadinya kan kita buat kelas menengah, tetapi kelihatannya kelas menengah ke bawah,” kata Airlangga, seusai konferensi pers One Map Policy Summit di Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Menurut Airlangga, sektor perbankan saat ini masih mampu bertahan apabila menghadapi kemungkinan dicabutnya kebijakan restrukturisasi kredit tersebut.

“Ini perbankan merasa cukup resiliens sehingga tentu kita lihat yang (restrukturisasi kredit) KUR secara spesifik,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Lima Bulan, Penyaluran KUR 2024 Capai Rp 116,94 Triliun, Simak Penjelasan OJK,

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved