Sabtu, 11 April 2026

Berita Internasional

Ayah dan Anak Meninggal Dunia karena Dehidrasi Saat Mendaki

Ketika petugas medis darurat tiba di tempat kejadian, ayah dan anak tersebut sudah meninggal dunia.

Editor: Dion DB Putra
ILUSTRASI
Sebanyak tiga orang termasuk ayah dan anak meninggal dunia akibat dehidrasi saat mendaki di Negara Bagian Utah, Amerika Serikat pekan lalu. 

POS-KUPANG.COM, CANYONLANDS - Sebanyak tiga orang termasuk ayah dan anak meninggal dunia akibat dehidrasi saat mendaki di Negara Bagian Utah, Amerika Serikat (AS), akhir pekan lalu.

Kedua korban yakni pria berusia 52 tahun dan putrinya berumur 23 tahun meninggal pada Jumat (12/7/2024) di Taman Nasional Canyonlands setelah tersesat dan kehabisan air.

Demikian penjelasan Dinas Taman Nasional Amerika Serikat.

Para korban mengalam dehidrasi lantaran suhu saat itu mencapai lebih dari 37,8 derajat Celsius.

Ketika petugas medis darurat tiba di tempat kejadian, ayah dan anak tersebut sudah meninggal dunia.

Pada hari Sabtu (13/7/2024), perempuan berusia 30 tahun ditemukan meninggal saat mendaki di Taman Snow Canyon.

Polisi memperingatkan masyarakat tentang risiko dehidrasi.

Ketiga pendaki yang meninggal tersebut adalah korban terbaru dari gelombang panas signifikan sejak dua minggu lalu di AS bagian barat, dan selanjutnya bergerak ke timur.

Pada Senin (15/7/2024), Dinas Cuaca Nasional memperingatkan bahwa 150 juta orang dalam cuaca panas ekstrem.

Negara Bagian Nevada mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang masa pada 7 Juli 2024 dengan mencapai 48,9 derajat Celsius.

Gelombang panas ini terjadi setelah Juni terpanas dialami Bumi, menurut Badan Perubahan Iklim Copernicus Uni Eropa.

Menurut para ilmuwan, gelombang panas yang berulang adalah penanda perubahan iklim yang disebabkan penggunaan bahan bakar fosil oleh manusia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Ayah dan Anak Meninggal Saat Mendaki di AS karena Terkena Serangan Panas

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved