Pilkada Rote Ndao
Penjabat Bupati Rote Ndao Tidak Setuju Anaknya Imanuel Sombu Maju Wakil Bupati
Dia mengaku, dirinya telah berulangkali menyampaikan kepada anaknya Imanuel untuk tidak mencalonkan diri dalam Pilkada Rote Ndao.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Penjabat Bupati Rote Ndao, Oder Maks Sombu tidak menyetujui anaknya Imanuel Sombu maju sebagai calon Wakil Bupati Rote Ndao dalam Pilkada 2024.
Dirinya menepis informasi yang beredar lewat klarifikasi yang diberikan sehingga tidak menimbulkan salah persepsi dan terjadi polemik di tengah masyarakat.
"Sebagai orang tua bersama keluarga besar tidak menyetujui anak kami Imanuel Sombu untuk maju dalam Pilkada 2024," tegas Oder Maks Sombu usai pelantikan 11 Penjabat Kepala Desa di Kantor Bupati Rote Ndao, Jumat, 12 Juli 2024.
Ketidaksetujuan ini didasarkan pada pertimbangan bahwa Oder Maks Sombu saat ini menjabat sebagai Penjabat Bupati yang harus menjaga netralitas seluruh jajaran Pemkab Rote Ndao dalam seluruh proses dan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao.
"Memang dia (Imanuel Sombu) punya hak politik sebagai warga negara, bahkan sudah menjadi caleg. Namun saya sebagai orang tua tetap tidak menyetujui karena posisi saya sebagai Penjabat Bupati harus netral dalam Pilkada," tegas Oder Maks Sombu.
Dia mengaku, dirinya telah berulangkali menyampaikan kepada anaknya Imanuel untuk tidak mencalonkan diri dalam Pilkada Rote Ndao.
Akan tetapi, tambah Oder Maks Sombu, Imanuel menjelaskan bahwa dia tidak mencalonkan diri tetapi diberikan kepercayaan oleh Partai Golkar karena pada Pileg 14 Februari 2024, Imanuel juga menjadi caleg DPRD NTT dari Dapil NTT 2.
"Saya sempat tanya soal Imanuel yang mendapat kepercayaan partai, namun saya jawab akan tiba saatnya saya menyampaikan keterangan resmi dan pada kesempatan ini, saya merasa waktu yang tepat untuk menyampaikan keputusan bahwa saya dan keluarga tidak mengizinkan Imanuel maju dalam Pilkada," tutur Oder Maks Sombu.
Baca juga: Pilkada Rote Ndao, Paulina Haning Bullu-Sandro Fanggidae Terima Rekomendasi dari DPP NasDem
Memang betul, masih kata dia, bahwa Imanuel sudah dewasa dan berhak menentukan pilihan maju atau tidak dalam Pilkada.
Namun untuk menjaga netralitas sebagai seorang Penjabat Bupati, Oder Maks Sombu tetap pada pendirian dengan tidak menyetujui anaknya maju di Pilkada.
Meski begitu, semua kembali pada sikap anaknya untuk mengikuti sarannya atau sebaliknya.
"Saya tetap tidak menyetujui demi menjaga netralitas sebagai Penjabat Bupati," tegas Oder Maks Sombu sekali lagi. (rio)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.