Pilgub NTT

Sekjen PDIP Ungkap Alasan Megawati Pilih Ansy Lema Maju Pilgub NTT

Kristiyanto mengungkapkan alasan Megawati Soekarnoputri mengusung Ansy Lema sebagai Calon Gubernur NTT

Editor: Alfons Nedabang
KOLASE POS-KUPANG.COM/ANTARA
Hasto Kristiyanto, Ansy Lema dan Megawati Soekarnoputri. PDIP mengusung Ansy Lema sebagai Calon Gubernur NTT di Pilgub Nusa Tenggara Timur. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan Megawati Soekarnoputri mengusung Yohanis Fransiskus Lema alias Ansy Lema sebagai Calon Gubernur NTT ( Nusa Tenggara Timur ).

Menurut Hasto Kristiyanto, Ketua Umum PDIP Megawati dalam menetapkan seseorang menjadi calon kepala daerah dan jabatan lainnya selalu melalui kontemplasi yang mendalam.

Termasuk, dalam mencalonkan Ansy Lema yang memiliki rekam jejak sebagai aktivis reformasi 1998.

"Saudara Ansy Lema ini juga merupakan bagian dari kekuatan pergerakan mahasiswa tahun 98. Sehingga ini merupakan proses regenerasi kepemimpinan, bagaimana Ibu Mega menempatkan pergerakan 98, kegiatan yang saat itu menjadi benih-benih dari reformasi, kemudian ditempatkan pada peran yang penting," kata Hasto Kristiyanto saat Rapat Kerja Daerah DPD PDIP NTT di Kupang, Rabu 10 Juli 2024. 

Megawati dalam mengambil keputusan melihat pentingnya proses regenerasi kepemimpinan. Sebagai penghormatan terhadap anak-anak muda terlebih yang ikut di dalam proses pergerakan melawan rezim otoriter Orde Baru.

Hasto menambahkan bahwa Ansy Lema menjadi bagian dari gerakan mahasiswa tahun 98 dan kemudian yang bersangkutan menjadi anggota DPR RI, bahkan baru saja terpilih kembali.

Sehingga, lanjut Hasto, ada pengalaman nasional dan internasional karena dalam pandangan Megawati Soekarnoputri, karena NTT ini sangat penting dan strategis.

Baca juga: Hasto Sebut PDIP Belum Putuskan Calon Wakil Gubernur NTT Pendamping Ansy Lema

Secara geopolitik, lanjut Hasto, Provinsi NTT berbatasan dengan Australia sehingga dengan posisi geo-strategis geo-ekonomi itu akan dikembangkan oleh sosok yang punya pemahaman terhadap dinamika politik nasional dan juga internasional, sehingga Ansy Lema dipilih karena faktor itu, selain pergerakan anak-anak muda, dan menunjukan proses regenerasi yang dilakukan dengan baik.

"Jadi, dari komitmen ideologisnya, kemampuan teknokratisnya, pengalamannya, kemudian pergerakan anak-anak mudanya, saudara Ansy Lema memenuhi syarat-syarat itu. Karena pengalaman menjadi anggota DPR RI ini sangat penting di dalam membangun wawasan bagaimana keputusan-keputusan strategis itu diambil dalam koordinasi dengan pemerintah pusat dan kemudian daerah," lanjut Hasto.

Modal inilah ucap Hasto yang menjadi pertimbangan untuk memutuskan Ansy Lema.

Tentu saja tambah Hasto faktor-faktor elektoral itu sangat penting, tapi PDIP lebih percaya bahwa seorang pemimpin itu dipersiapkan, diputuskan dan kemudian bergerak turun ke bawah untuk lebih menggerakkan seluruh komponen masyarakat di dalam kemenangan tersebut. (antara)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved