TNI

Naik pangkat Jadi Brigjen TNI, Ini Pesan KASAD Maruli Untuk Simon Petrus Kamlasi

Kenaikan pangkat Brigjen Simon Petrus Kamlasi bersama dengan 10 perwira tinggi TNI Angkatan Darat lainnya berdasarkan surat perintah Panglima TNI

Editor: Ryan Nong
Dispenad via Mediator
Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat menyalami Brigjen Simon Petrus Kamlasi 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Simon Petrus Kamlasi yang mendapat promosi jabatan sebagai Perwira Staf Alhli Tingkat II Kasad Bidang Lingkungan Hidup mendapat kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) dari pangkat sebelumnya, Kolonel. 

Kenaikan pangkat Brigjen Simon Petrus Kamlasi bersama dengan 10 perwira tinggi TNI Angkatan Darat lainnya berdasarkan surat perintah Panglima TNI Nomor Sprin 1150/VI/2024 tertanggal 26 Juni 2024.

Saat Korps Kenaikan Pangkat yang diegar di Aula GPH. Djatikusumo, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (8/7/2024), Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan pesan penting kepada para perwira tinggi, termasuk Simon Petrus Kamlasi. 

Baca juga: Profil Brigjen Simon Petrus Kamlasi, Jenderal TNI yang Siap Berlaga di Pilgub NTT

Mantan Pangdan IX/Udayana itu berpesan agar kenaikan pangkat seyogyanya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai kesempatan dalam rangka peningkatan kualitas dan kapabilitas diri. Hal itu kata Maruli, demi kemajuan institusi TNI AD.

Dikutip dari Dispenad, 11 Pati TNI AD yang melaporkan kenaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya, terdiri dari 10 Pati berpangkat Mayor Jenderal (bintang dua) dan satu Pati berpangkat Brigadir Jenderal (bintang satu).

Mereka terdiri dari Mayjen TNI Taufik Budi Santoso (Komandan PMPP TNI), Mayjen TNI Suryo Tridoso Eko Sapto Handono (Ketua Lembaga Penjamin Mutu dan Pengembangan Pembelajaran Unhan), Mayjen TNI Rudy Syamsir, S.H., M.H. (Deputi Bid. Koordinasi Pertahanan Negara Kemenkopolhukam), Mayjen TNI Heru Sudarminto, S.I.P., M.Sc. (Kabalitbang Kemhan), Mayjen TNI Steverly Christmas Parengkuan (Staf Ahli Menhan Bid. Ekonomi).

Selanjutnya ada Mayjen TNI Supriyatna, S.I.P., M.M. (Tenaga Ahli Pengkaji Bid. Kepemimpinan Nasional Lemhannas). Mayjen TNI Yunianto, S.Sos., M.M. (Tenaga Ahli Pengajar Bid. Ekonomi Lemhannas), Mayjen TNI Eko Susetyo, M.M., M.Tr.(Han). (Tenaga Ahli Pengajar Bid. Geostrategi dan Tannas Lemhannas),
Mayjen TNI Ujang Darwis, MDA. (Dirjen Strahan Kemhan), Mayjen TNI Robi Herbawan, S.E. (Kabainstrahan Kemhan) dan Brigjen TNI Simon Petrus Kamlasi (Pa Sahli Tk. II Kasad Bid. LH). 

 

Janji ciptakan bintang baru 

Sebelumnya diberitakan, Simon Petrus Kamlasi resmi menyandang pangkat Brigadir Jenderal TNI atau Brigjen TNI setelah dilantik menjadi PA Staf Ahli Tingkat 2 KASAD Bidang Lingkungan Hidup.

Pelantikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subyanto berlangsung di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jakarta,  Jumat 5 Juli 2024 lalu.

Dengan pelantikan itu, maka Simon Petrus Kamlasi resmi meninggalkan jabatan lama sebagai Kasrem 161 Wira Sakti Kupang yang diembannya sejak 8 Oktober 2022, menggantikan Kolonel Inf Harzeni Paine.

Meski baru 'pecah bintang' dan kembali promosi ke Mabes AD, jenderal kelahiran Soe Timor Tengah Selatan, Provinsi NTT itu telah menyatakan akan pensiun dini dari TNI. Alasannya, dia ingin berlaga dalam kontestasi kepala daerah yakni Pilgub NTT 2024.

Hal tersebut diungkapkan Simon Petrus Kamlasi kepada wartawan usai kegiatan Komsos pada 26 Juni 2024 di Kupang. 

"Melihat dinamika yang ada di bawah, dalam waktu dekat saya akan menjawab aspirasi dari parpol yang sudah membangun komunikasi. Saya akan siap untuk mengundurkan diri dan maju mengikuti kontestasi Pilgub NTT," kata dia.

Simoan Petrus Kamlasi mengakui, dirinya akan mengundurkan diri dari TNI setelah mendapat pangkat satu bintang. "Saya memang akan mundur dari Bintang Satu, tapi saya akan ciptakan bintang-bintang lagi," ujarnya.

 

Berpeluang diusung lebih dari dua partai di Pilgub NTT

Terhadap proses kontestasi Pilgub NTT, Kamlasi mengaku ada peluang dirinya dan Andre Garu diusung lebih dari dua partai. 

Selain Partai NasDem yang telah memberi rekomendasi secara resmi kepada dirinya dan Andre Garu, saat ini proses politik juga sedang berlangsung di Partai Gerindra. 

Hal tersebut diungkapkan putera TTS ini kepada wartawan usai kegiatan Komsos bersma Komponen Masyarakat di Kedai Hopeng, Kota Kupang, Rabu 26 Juni 2024 lalu.

Jenderal bintang satu itu juga menyebut bahwa Partai Gerindra tengah melakukan proses survey elektabilitas dalam rangka Pilgub NTT.  Sementara itu, ada partai lain yang juga berpotensi memberi dukungan, namun belum dapat diungkapkan ke publik. 

"Bisik-bisik partai lain juga sudah ada. Tapi saya tidak bisa mengatakan itu, karena saya masih dalam kondisi mempersiapkan diri untuk mengikuti persyaratan dari KPU, salah satunya adalah mengundurkan diri," kata Kamlasi.

Dirinya memastikan bahwa Andre Garu akan menjadi wakilnya karena faktor kecocokan antara keduanya. Andre, menurut SPK, merupakan figur yang cocok berpasangan dengannya baik secara psikologis maupun secara team work. 


 
Profil Simon Petrus Kamlasi

Simon Petrus Kamlasi lahir di Kota Soe, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, pada 14 April 1975 dari pasangan Moses Kamlasi dan Janse Halena. Orang tua Simon Petrus Kamlasi itu, sama-sama berprofesi sebagai guru.

Kamlasi kecil menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di Kota Soe, kampung haldi amannya. Dia kemudian melanjutkan pendidikan menengah ke SMA Taruna Nusantara.

Usai menamatkan pendidikan menengah, Kamlasi menempuh pendidikan militer di Akmil dan lulus 1996 dari Korps Peralatan atau CPL.

Sejumlah jabatan telah diemban Kamlasi, seperti bertugas di Paldam Kodam XVII/Trikora, KaPalDam Jaya, Aslog Kasdam IX/Udayana, Pal Kostrad hingga Kepala Staf Korem 161 Wira Sakti. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved