Tinju Dunia

Jadwal Tinju Dunia, Liam Paro Ikut Serang Ryan Garcia Usai Dipecat IBF

Jadwal tinju dunia, juara kelas ringan IBF Liam Paro (25-0-0, 15 KO) ikut menyerang Ryan Garcia seusai dipecat IBF

Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
sportanews.com
LIAM PARO - Jadwal tinju dunia, juara kelas ringan IBF Liam Paro (25-0-0, 15 KO) ikut menyerang Ryan Garcia seusai dipecat IBF. Foto Liam Paro. 

POS-KUPANG.COM – Jadwal tinju dunia, juara kelas ringan IBF Liam Paro (25-0-0, 15 KO) ikut menyerang Ryan Garcia seusai dipecat IBF.

Petinju yang baru saja mengalahkan Subriel Matias di negerinya sendiri, Puerto Rico itu menyebut Ryan Garcia menjijikan.

Petinju AS Ryan Garcia dipecat dari segala aktivitas olahraga oleh WBC. Ryan Garcia gagal dalam dua tes doping yang dilakukan oleh Relawan Asosiasi Anti-Doping (VADA) sekitar kemenangannya atas Devin Haney pada 20 April.

Ryan Garcia dinyatakan positif menggunakan ostarine sehari sebelumnya dan pada hari dia mengalahkan Devin Haney.

Karena kasus itu Ryan Garcia didenda 1,1 juta dolar AS oleh Komisi Olahraga Negara Bagian New York. Kemenangannya diubah menjadi no-contest, dan diskors selama satu tahun tak boleh bertarung.

Pada Juni, Liam Paro, 28, menempatkan dirinya di antara petinju kelas welter junior atau ringan super terkemuka dunia ketika dia melakukan perjalanan ke Puerto Rico untuk merebut gelar IBF milik Subriel Matias yang ditakuti  banyak lawan.

Sebagai juara di kelas ringan super, Ryan Garcia, 25 tahun, menjadi salah satu lawan potensial Liam Paro. Pertarungan dengan Ryan Garcia akan sangat menguntungkan secara bisnis.

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Respon Ryan Garcia Dipecat WBC karena Dianggap Buat Pernyataan Bernuansa SARA

Namun, dengan berbagai kasus yang kini melingkupi Ryan Garcia, Liam Paro tak ingin berandai-andai soal pertarungan dengan Ryan Garcia. Dia bahkan menyebut Ryan Garcia sebagai penipu.

“Tak ada tempat bagi penipu di olahraga ini,” katanya kepada BoxingScene, dan dikutip sportanews.com.

“Ini sudah cukup berat. Saya tidak punya waktu sama sekali. Jika Anda tidak bisa melakukannya tanpa berbuat curang, jangan lakukan itu sama sekali. Anda mempertaruhkan hidup Anda di sana, karena ada orang-orang yang berbuat curang seperti itu. Kami tidak bermain tenis, Anda tahu maksud saya?” kata Liam Paro.

Dengan doping, seorang petinju bisa tampil luar biasa. Hal itu tentu sangat membahayakan terutama bagi lawan yang dia hadapi.

Pada dasarnya, semua petinju naik ring tinju dunia mempertaruhkan nyawanya karena ini bukan permainan tenis di mana Anda tak saling bersentuhan.

Jika ada seseorang yang melakukan kecurangan, maka orang lain bisa menjadi korban fatal. Itu maksud Liam Paro.

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Lawan Miguel Madueno, Keyshawn Davis Mengaku tak Mau Tergelincir

“Orang bisa terbunuh. Itu menjijikkan. Saya tidak punya waktu untuk itu – untuk berbuat curang,” tegas Liam Paro.

Ryan Garcia sendiri dipecat WBC karena menghina kulit hitam dan umat Islam dalam unggahan terakhirnya melalui livestreaming. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved