Selasa, 14 April 2026

Timnas Basket Putri Indonesia Tak Berdaya Hadapi China yang Dimotori Pemain Jangkung 2,2 Meter

Indonesia berhasil menahan poin China dengan skor tipis 28-42. Kendati demikian, China terus menekan pada paruh kedua mengandalkan Ziyu Zhang.

Editor: Dion DB Putra
DOK PERBASI
Pemain basket putri China, Ziyu Zhang tampak mencolok di antara pemain putri Indonesia dalam pertandingan di Longhua Culture & Sports Center, China, Senin (24/6/2024) malam. 

POS-KUPANG.COM - Timnas basket U18 putri Indonesia tak berdaya mengadapi dari China yang dimotori pemain jangkung 220 cm atau 2,2 meter pada laga perdana FIBA U18 Women’s Asia Cup 2024 Division A.

China yang diperkuat si jangkung bernama Ziyu Zhang menang dengan skor 42-28 dan 109-50.

Laga Indonesia vs China berlangsung di Longhua Culture & Sports Center, China, Senin (24/6/2024) malam.

Timnas basket U18 putri Indonesia sempat memberi perlawanan ketat terhadap tuan rumah China pada babak pertama.

Indonesia berhasil menahan poin China dengan skor tipis 28-42. Kendati demikian, China terus menekan pada paruh kedua mengandalkan Ziyu Zhang.

Indonesia benar-benar kewalahan meraih poin di babak kedua. China memanfaatkan betul postur menjulang Ziyu Zhang.

Serangan terus mengarah kepada center China itu. Pada akhirnya, China mampu menutup laga dengan kemenangan 109-50 atas Indonesia.

“Sebenarnya kami cukup bisa menahan mereka di first half, tapi kami kalah stamina akhirnya tidak bisa menjaga margin,” kata Manajer Timnas Basket U18 Indonesia Putri, Dedy Setiawan.

Pelatih timnas basket U18 putri Indonesia, Bambang Asdianto, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang telah berjuang maksimal, terutama di first half.

Bambang menyebut bahwa kelebihan postur pemain China menjadi penyebab utama Nathania Nicole Sasongko dkk keluar dari tekanan, terlebih pada babak kedua. Ziyu Zhang ibarat tembok besar di bawah ring China.

Center bernomor punggung 19 itu memiliki postur 220 cm. “Pemain wing mereka juga mempunyai size, rata-rata tinggi mereka 195 cm, sedangkan tinggi kami 174 cm,” tutur Bambang Asdianto. Usai kekalahan dari China, Bambang mengajak anak asuhnya menatap ke depan.

Ia pun berharap anak asuhnya beranjak dari hasil minor ini dan terus melangkah. Selanjutnya, timnas basket U18 putri Indonesia akan menghadapi Jepang pada Selasa (25/6/2024).

“Terutama memperbaiki turn over pada saat di-pressure lawan,” ucap Bambang memberikan evaluasi kepada timnya. Ia ingin memperbaiki kesalahan yang dibuat dan mencoba mempertajam kelebihan tim jelang duel melawan Jepang.

“Di turnamen ini, Jepang mengirimkan tim terbaiknya. Saya rasa mereka akan mendapatkan medali di event ini,” kata Bambang Asdianto.

“Melawan mereka, para pemain harus berani menghadapi pressure dari Jepang dan meminimalkan kesalahan,” tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Timnas Basket U18 Putri Indonesia Dibekuk China, Sorotan Pemain 220 Cm

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved