KM Umsini Terbakar
PT Pelni Ungkap Penyebab KM Umsini Miring Usai Terbakar
Ditto Pappilanda menyebut, kemiringan pada KM Umsini kini sudah mulai berkurang, dari kemiringan kapal tertinggi di 5 derajat,
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI mengungkap penyebab kemiringan KM Umsini usai terbakar di pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
Manager Komunikasi Internal dan Eksternal PT PELNI (Persero) Ditto Pappilanda mengatakan, kemiringan kapal dikarenakan sisa air saat dilakukan pemadaman pada kapal.
"Kemiringan kapal diakibatkan oleh sisa air pemadaman dalam jumlah besar yang tergenang," kata dia, Senin 10 Juni 2024 dihubungi dari Kupang.
Ditto Pappilanda menyebut, kemiringan pada KM Umsini kini sudah mulai berkurang, dari kemiringan kapal tertinggi di 5 derajat, sudah mulai berkurang.
"Sejak Minggu (9/6) sore, penyedotam air sudah dilakukan dgn bantuan kapal lain. Air buangan ini ditampung oleh kapal tersebut, bukan dibuang ke laut, sesuai aturan," kata dia.
PT Pelni mengapresiasi tim gabungan yang berasal dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan, Pelindo, Lamtamal TNI AL, kepolisian hingga dinas pemadam kebakaran Kota Makassar dalam penanganan kebakaran KM Umsini yang terjadi pada Minggu (9/6) pagi tadi. Kebakaran dapat ditangani dengan cepat tanpa korban jiwa.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan PELNI Evan Eryanto mengatakan keterlibatan seluruh unsur lembaga serta komunikasi yang baik membuat dampak kebakaran dapat diminimalisir dan ditangani dengan baik sesuai prosedur.
"Situasi dapat dikendalikan dengan cepat, dan saat ini kami melanjutkan fokus untuk memberikan pelayanan bagi penumpang lanjutan," ujar Evan.
Selain dinas kebakaran Kota Makassar yang menerjunkan 13 unit mobil damkar, pihak Pelindo juga mengerahkan tiga unit kapal tunda. Kebakaran yang diketahui terjadi pada pukul 04.20 WITA berhasil dipadamkan pada pukul 09.03 WITA.
Saat insiden terjadi, KM Umsini tengah proses sandar di dermaga Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar dan mengangkut 1.677 penumpang dengan tujuan Surabaya, Tanjung Pinang, dan Jakarta. Akibatnya, penumpang lanjutan tersebut diturunkan seluruhnya ke terminal penumpang Makassar karena KM Umsini tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Evan menambahkan, setelah berkoordinasi dengan KSOP, Pelindo dan pemilik kapal swasta, pada Minggu sore sebanyak 419 penumpang KM Umsini dengan tujuan Surabaya diberangkatkan dengan menggunakan kapal milik Dharma Lautan Utama.
Sementara untuk penumpang tujuan Tanjung Pinang akan diangkut menggunakan KM Labobar dan tujuan Jakarta dengan KM Dorolonda yang keduanya akan tiba bersamaan di Makassar, Selasa (11/6/2024) besok.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan penumpang atas kejadian ini. Selama menunggu kedatangan kapal, seluruh akomodasi dan makan penumpang lanjutan akan kami tanggung," tegas Evan.
Evan mengimbau kepada seluruh calon pelanggan untuk dapat menyesuaikan perjalanannya. Bagi pihak keluarga yang kesulitan menghubungi anggota keluarganya yang diketahui berada di KM Umsini saat terjadi, dapat menghubungi saluran resmi Contact Center 021-162 atau Whatsapp Official 08111621162. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tampak-KM-Umsini-saat-berada-di-pelabuhan-Makassar-Sulawesi-Selatan.jpg)