Tokoh NTT

Profil Tokoh NTT , Umbu Landu Paranggi Sastrawan Nasional asal Sumba

Nama Umbu Wulang Tanaamahu Perangi atau Umbu Landu Parangi tak banyak dikenal di NTT . Nama besar sang sastrawan lebih banyak diketahui dari karya-k

|
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
Kompas.ic
Umbu Landu Panggi 
- Transpose +

Umbu bekerjasama dengan sastrawan lokal dan guru SMP-SMA untuk menghidupkan sastra berbasis remaja. Hasil gerilyanya berhasil memunculkan banyak sanggar dan teater di Denpasar serta banyak penyair baru.

Kehidupan Pribadi
Dalam tradisi masyarakat Sumba, Umbu adalah panggilan untuk laki-laki keturunan bangsawan, dan Rambu adalah panggilan untuk perempuan keturunan bangsawan.

Dari pernikahannya dengan Rambu Hana Hunggu Ndami yang telah berpulang, Umbu memiliki tiga anak: Umbu Domu Wulang Maramba Andang, Rambu Anarara Wulang Paranggi, dan Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi (seorang pejuang lingkungan hidup yang dikenal aktif sebagai Direktur Eksekutif Walhi Nusa Tenggara Timur). Umbu juga dikaruniai empat cucu.

Penghargaan
Pada tahun 2018, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia memberikan Penghargaan Anugerah Budaya kepada Umbu Landu Wulang Paranggi untuk kategori seniman modern.

Tahun 2019, Umbu menerima penghargaan dari Akademi Jakarta atas "pencapaian sepanjang hayat" di bidang humaniora melalui pengabdiannya di bidang kesusasteraan, yang diterima dengan diwakilkan putranya, Umbu Wulang Tanaamahu Paranggi.

Pada tahun yang sama, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, melalui Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, memberikan Penghargaan Pengabdian pada Dunia Sastra 2019 kepada Umbu yang telah mendedikasikan dirinya untuk perkembangan kesusastraan modern Indonesia.

Pada tahun 2020, ia menerima Penghargaan Bali Jani Nugraha dari Festival Seni Bali Jani atas jasanya dalam pengembangan ekosistem seni modern di bidang sastra.[8] Pada tahun yang sama, Umbu juga menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2020 kategori ‘Pencipta, Pelopor, dan Pembaru’ dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Pada tahun 2021, komponis Ananda Sukarlan membuat musik dari beberapa puisi Umbu dan diperdanakan oleh soprano lulusan Hungaria, Alice Cahya Putri, di konser video berlokasi di Labuan Bajo, berjudul "Ananda Sukarlan : Matahari Terbenam di Timur" di kanal YouTube "Budaya Saya"

Baca berita lain di Pos Kupang.com KLIK >>> GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved