Timor Leste
Presiden Timor Leste Ramos Horta Bertemu PM Singapura Lawrence Wong Saat Dialog Shangri-La
Perdana Menteri Timor Leste Jose Ramos Horta bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Sabtu 1 Juni 2024.
POS-KUPANG.COM, SINGAPURA - Perdana Menteri Timor Leste Jose Ramos Horta bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Sabtu 1 Juni 2024. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela Dialog IISS Shangri-La 2024 di Singapura 31 Mei - 2 Juni 2024.
Dalam pertemuan tersebut Ramos Horta mendapat dukungan dari PM Singapura untuk maju dalam pembangunan Timor Leste dan mendukung keanggotaan penuh di ASEAN.
Perdana Menteri Lawrence Wong mengatakan Singapura akan terus memberikan kontribusi pada upaya pembangunan kemampuan Timor Leste, dan berbagi pengalaman Singapura di berbagai bidang seperti pengelolaan air, pendidikan dan pengembangan keterampilan.
“Kami berharap hal ini akan memungkinkan Timor Leste untuk maju dalam perjalanan pembangunannya dan pada akhirnya menjadi anggota penuh ASEAN,” katanya.
Selain menerima PM Timor Leste, PM Singapura juga menjamu sejumlah pemimpin negara dan menteri di sela-sela Dialog Shangri-La. Mereka adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dan Menteri Pertahanan Tiongkok Dong Jun.
Pertemuan Wong dengan para pemimpin negara tersebut merupakan yang pertama kali dalam kapasitasnya sebagai Perdana Menteri.
Presiden Ukraina

Pada tanggal 2 Juni, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi Singapura untuk menghadiri dialog.
Selain berbicara dalam dialog tersebut, ia juga bertemu dengan PM Wong dan Presiden Tharman Shanmugaratnam.
Baca juga: Dubes Timor Leste untuk Vietnam Hadiri Jamuan Bersama Presiden To Lam dan Para Diplomat ASEAN
Dalam pertemuannya dengan PM Wong, mereka membahas perkembangan global dan sektor-sektor potensial di mana Ukraina dan Singapura dapat memperdalam kerja sama, seperti dalam perdagangan dan hubungan ekonomi, menurut siaran pers Kementerian Luar Negeri Singapura.
Setelah pertemuan mereka, PM Wong dan Zelensky menyaksikan penandatanganan Perjanjian Layanan Udara Ukraina-Singapura, yang akan membuka jalan bagi peningkatan konektivitas udara antara Singapura dan Ukraina.
Presiden Filipina

PM Wong juga bertemu dengan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., pada tanggal 31 Mei 2024.
Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas cara-cara berkolaborasi di berbagai bidang seperti ekonomi digital, kredit karbon, dan energi terbarukan.
Dalam postingan Instagram pada tanggal 31 Mei, Wong menambahkan, "Kami sepakat bahwa kemajuan yang dicapai dalam kerja sama bilateral dapat menjadi landasan menuju ASEAN yang terintegrasi."
Presiden terpilih dan Menteri Pertahanan Indonesia

Pada tanggal 1 Juni, PM Wong bertemu dengan Presiden terpilih Indonesia dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Perdana Menteri menulis di Instagram, "Kami baru-baru ini bertemu di Retret Pemimpin Singapura-Indonesia di Bogor, dan merupakan hal yang baik untuk bertemu kembali sebelum beliau beralih ke peran barunya."
PM Wong juga mencatat bahwa Prabowo telah berkontribusi “sangat besar” selama beberapa dekade terakhir untuk mempererat hubungan antara Singapura dan Malaysia.
“Saya berharap dapat menghadiri pelantikan presidennya pada akhir tahun ini, dan bekerja sama dengannya untuk membawa hubungan kita ke tingkat yang lebih tinggi,” tulis PM Wong.
Menteri Pertahanan Tiongkok

Selain itu, PM Wong bertemu dengan Menteri Pertahanan Tiongkok Dong Jun pada 31 Mei 2024.
Selama pertemuan tersebut, baik PM Wong maupun Dong Jun berbicara tentang kunjungan tingkat tinggi, interaksi militer-ke-militer, dan pertukaran akademis antara kedua negara, menurut MINDEF.
Mereka juga bertukar pandangan mengenai perkembangan keamanan global dan regional.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat

Pada hari yang sama, PM Wong juga bertemu dengan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin.
Dalam pertemuan tersebut, mereka bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik, menurut MINDEF.
Austin juga menegaskan dukungan berkelanjutan AS terhadap pelatihan Angkatan Bersenjata Singapura di AS, sementara PM Wong menekankan dukungan lama Singapura terhadap kehadiran regional AS.
PM Wong kemudian menyatakan dalam postingan Instagram pada tanggal 1 Juni bahwa ia senang Austin dan Dong melakukan pembicaraan tatap muka pertama mereka di sela-sela dialog, dan berkomitmen untuk menjaga jalur terbuka antarmiliter.
“Saluran-saluran ini sangat penting dalam menstabilkan hubungan keamanan antara kedua negara, dan mencegah perselisihan menjadi tidak terkendali,” katanya.
(mothership.sg)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.