Liga 1
Bali United Dapat Sanksi dari Komdis PSSI Buntut dari Suporter Nyalakan Flare dan Kembang Api
Para suporter Bali United menyalakan flare serta kembang api, terutama dari tribun Utara yang dihuni North Side Boys 12 (NSB12).
POS-KUPANG.COM- Skuat Bali United tertimpa sial ibarat kata pepatah 'sudah jatuh tertimpa tangga pula'. Sudah gagal meraih kemenangan dari Borneo FC kini harus menanggung beban berupa sanksi dari Komite Disiplin PSSI denda Rp 250 juta.
Bali United tengah mendapat ujian di pengujung ajang Championship Series BRI Liga 1 2023/2024 gara-gara ulah suporter fanatik mereka.
Para suporter Bali United menyalakan flare serta kembang api, terutama dari tribun Utara yang dihuni North Side Boys 12 (NSB12).
Kejadian tersebut terjadi saat Bali United menghadapi Borneo FC dalam leg pertama perebutan tempat ketiga BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Saat itu, pertandingan juga sempat dihentikan beberapa menit oleh wasit karena tebalnya asap yang menyelimuti Stadion Dipta di penghujung babak kedua berakhir.
Baca juga: Hasil Championship Series, Stefano Cugurra Sebut Bali United Harus Akui Keunggulan Borneo FC
Padahal sebelumnya, Bali United dibuat kagum karena koreografi yang dibuat oleh NSB12.
Manajemen Bali United sepertinya kecolongan karena banyaknya flare dan kembang api yang bisa masuk ke dalam Stadion saat itu.
Dari informasi yang diberikan Manajemen Bali United, pihaknya mendapatkan sanksi sebesar Rp250 juta.
Hal ini merujuk pada pasal 70 ayat 1, ayat 4, Dan lampiran 1 nomor 5 kode disiplin PSSI tahun 2023.
Dalam bunyi sanksi tersebut, Bali United terbukti melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 karena terjadinya penyalaan petasan dan flare dalam jumlah banyak yang dilakukan oleh penonton dan terjadi pelemparan flare ke arah lapangan permainan sehingga pertandingan berhenti.
Kemudian diperkuat dengan bukti-bukti yang ada untuk menegaskan terjadinya pelanggaran disiplin.
Dalam sanksi tersebut, Bali United bisa mendapatkan sanksi yang lebih berat lagi jika pelanggaran serupa terjadi kembali di BRI Liga 1 musim depan atau musim berikutnya.
Baca juga: Borneo FC Juara 3 Championship Series, Menang Agregat 4-2 Atas Tim Tamu Bali United
Terkait sanksi denda ini, CEO Bali United Yabes Tanuri pun angkat bicara. Namun sebelumnya ia tetap berterima kasih kepada seluruh suporter yang sudah memberikan dukungan kepada Bali United.
Dikatakan Tanuri, dari manajemen memberikan apresiasi yang tinggi untuk support dan koreografi memukau dari suporter di laga kandang terakhir musim ini.
Hanya saja ada hal yang kurang berkenan terjadi di akhir pertandingan dan berdampak terhadap tim.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.