Berita ATK Kupang
54 Lulusan Akademi Teknik Kupang Ikut Uji Sertifikasi
Sebanyak 54 peserta alumni Akademi Teknik Kupang atau ATK Kupang mengikuti uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi jenjang 5 bidang konstruksi
Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
POS KUPANG, PK – Sebanyak 54 peserta alumni Akademi Teknik Kupang atau ATK Kupang mengikuti uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi jenjang 5 bidang konstruksi secara luring, Selasa (28/5/2024).
Kegiatan ini berlangsung selama satu hari di Kampus Akademi Teknik Kupang, Jalan Soeharto 72 Kota Kupang.
Uji sertifikasi tenaga kerja konstruksi terselenggara atas kerja sama Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dengan Akademi Teknik Kupang (ATK), di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Direktur Akademi Tekni Kupang (ATK), Ir. Piter Djami Rebo, M.Si saat membuka kegiatan tersebut, mengatakan, uji sertifikasi ini penting dalam pengembangan usaha jasa konstruksi agar para pelaksana memiliki kompetensi.
“Ada ikutannya juga setelah memiliki kompetensi. Dengan memiliki kompetensi maka gampang masuk ke lapangan kerja,” kata Djami Rebo.
Dikatakannya, jumlah tenaga kerja khususnya di bidang jasa konstruksi yang memiliki kompetensi masih sangat terbatas.
Baca juga: ATK Segera Miliki Gedung Baru, Esthon dan Djami Rebo Terima Kasih Kepada Kementerian PUPR
Karena itu, kata Djami Rebo, kegiatan ini menjadi peluang untuk masuk ke lapangan kerja.
Kompetensi itu bukanya hanya soal pengetahuan dan skill tapi juga soal sikap.
Dan, kompetensi itu harus dibuktikan dengan sertifikat dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Kalau suatu saat minta jadi saksi di pengadilan dan ditanya apa kompetensimu, maka bisa ditunjukkan sertifikat sebagai buktinya,” kata Djami Rebo.
Ia mengimbau peserta agar setelah ujian ini jangan berhenti belajar. “Di zaman HP ini semua gampang, dicari langsung dapat,” katanya.
Baca juga: Akademi Teknik Kupang Bangun Rusun Mahasiswa
Pandangan sama disampaikan Kabid Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kota Kupang, Iwan K, Julianus, ST, MT, yang mewakili Kepala Dinas PUPR Kota Kupang.
Iwan menegaskan, saat ini setiap orang yang bekerja di bidang jasa konstruksi harus memiliki sertifikat kompetensi.
Dan, setiap orang yang memiliki sertifikat kompetensi mempunyai peluang besar untuk mendapatkan pekerjaan.
Iwan menjelaskan, kompetensi meliputi tiga aspek, yaitu skill, knowledge, dan attitude.
“Apa yang dapat di bangku sekolah tidak semua dapat diterapkan di lapangan. Karena itu perlu diuji lagi untuk mendapat pengakuan,” kata Iwan.
Ketua panitia penyelenggara kegiatan, Danial Rahman, dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, kepada Pos-Kupang.com, Selasa (28/5/2024), menjelaskan, kegiatan uji sertifikasi ini sesuai amanat UU dan program pemerintah.
Maksud uji sertifikasi ini, jelas Rahman, untuk memberikan pengakuan atau kompetensi dari aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap para peserta dalam kegiatan uji kompetensi.
Baca juga: Djami Rebo Minta Masyarakat Dukung Pembangunan Gedung Kampus Akademi Teknik Kupang
Sedangkan tujuannya untuk menghasilkan peserta yang kompeten di bidang konstruksi khususnya level trampil, meningkatkan daya saing peserta yang dinyatakan kompeten, menjamin aspek legal formal peserta dengan kepemilikan sertifikat, menjamin pelaksanaan kegiatan telah memenuhi standar bakuan kompetensi yang berlaku.
Rahman menjelaskan, jumlah peserta uji sertifikasi 54 orang, dan semuanya alumni Akademi Teknik Kupang (ATK).
“Para peserta ini akan diuji oleh asesor yang berasal dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Astekindo Konstruksi Mandiri,” kata Rahman. (kas)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Direktur-Akademi-Tekni-Kupang-Ir-Piter-Djami-Rebo-MSi-baju-motif-daerah.jpg)