Jumat, 10 April 2026

TNI

Marinir TNI AL Siap Jaga Perbatasan Blok Ambalat

Satuan tugas pengamanan Blok Ambalat atau Satgasmar Pam Ambalat XXX berasal dari Pasmar 2 Korps Marinir TNI AL.

Editor: Ryan Nong
ANTARA FOTO
Marinir TNI AL saat latihan Prapenugasan Jaga Perbatasan dan Pulau Terluar. Latihan berlangsung di Sidoarjo Jawa Timur. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Korps Marinir TNI Angkatan Laut siap menjaga menjaga pulau-pulau terluar maupun perbatasan di blok Ambalat.

Satuan tugas pengamanan Blok Ambalat atau Satgasmar Pam Ambalat XXX berasal dari Pasmar 2 Korps Marinir TNI AL.

Arahan Komandan Komando Latih Marinir (Dankolatmar) Kolonel (Mar) Dede Harsana untuk persiapan penjagaan teah dilaksanakan di Kesatrian FF Tanjung, Puslatpurmar 3 Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (22/5/2024).

Baca juga: Anggota TNI dan Polri di TTU Siaga Amankan Perarakan Patung Hati Kudus Yesus

Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Endi Supardi dalam amanat yang dibacakan Dede Harsana menyebut bahwa kehadiran prajurit Marinir di perbatasan sebagai wujud pelaksanaan tugas pokok TNI dan strategi penangkalan dalam menghadapi ancaman.

“Konsentrasi dan fokus dalam mengamankan perbatasan negara, saya yakin dan percaya, kalian semua adalah fighter-fighter kebanggaan Korps Marinir yang mampu melaksanakan penugasan ini dengan baik,” kata Dede, dikutip dari Kompas.com, Senin (27/5/2024).

Dede juga mengatakan, kehadiran prajurit Marinir di pulau-pulau terluar maupun perbatasan blok Ambalat memiliki aspek strategis sebagai kekuatan penangkal dan bukti pendudukan efektif atau effective occupation guna memperkuat batas wilayah NKRI.

Para prajurit Satgasmar Pam Ambalat XXX juga telah menerima pembekalan tentang hukum laut, Rabu.

Kemudian, pada Jumat (24/5/2024), mereka menerima pembekalan hukum humaniter dan hak asasi manusia (HAM) dari Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Kolatmar Mayor (Mar) Sutiono.

Sutiono menyampaikan, dalam hukum humaniter tidak melarang perang, tetapi mengatur bagaimana berperang yang benar. Kemudian, dilarang menyerang orang yang tidak ikut turut serta berperang.

Sebagaimana diketahui, Indonesia dan Malaysia sedang bersengketa terkait blok Ambalat.

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah Indonesia dan Malaysia berkomitmen menyelesaikan sengketa blok Ambalat lewat pendekatan persahabatan dan kekeluargaan.

“Intinya dengan komitmen dari kepala pemerintahan kita, bahwa kita ingin selesaikan semua masalah-masalah yang ada di kita dengan pendekatan kekeluargaan, pendekatan persahabatan sebagai tetangga yang akan menyelesaikan semua masalah dengan sebaik-baiknya,” kata Prabowo dalam acara sidang ke-43 General Border Committee (GBC) Malindo di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, 12 Oktober 2023.

“Dan hampir semua masalah sudah hampir selesai,” ujar Prabowo lagi.

Prabowo mengatakan, masalah seperti sengketa blok Ambalat dan sengketa lain Indonesia-Malaysia bakal dibahas dengan melibatkan Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri kedua negara.

“Jadi komite-komite untuk membahas masalah-masalah perbatasan itu juga terkait dengan intansi-instansi lain,” ucap Prabowo.  (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved