Senin, 11 Mei 2026

Berita Kabupaten Kupang

Target Pembangunan 2100 Rumah Bagi Warga Eks Timor Timur Rampung Bulan September 2024

Nurrohim Syukri mengungkapkan proses pengerjaan pembangunan infrastruktur ini bisa dirampungkan akhir September tahun ini.

Tayang:
POS-KUPANG.COM/HO-
Lokasi pembangunan 2100 rumah bagi warga Eks Timor Timur di Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen

POS KUPANG.COM, OELAMASI- PT Brantas Abipraya selaku pemegang paket I pekerjaan pembangunan rumah bagi warga eks Timor Timur di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Provinsi NTT menargetkan pekerjaan selesai bulan September 2024.

Hal itu dusampaikan Site Engineering Manager PT Brantas Abipraya Nurrohim Syukri yang mengurus proyek pembangunan infrastruktur rumah sebanyak 727 unit.

Nurrohim Syukri mengungkapkan proses pengerjaan pembangunan infrastruktur ini bisa dirampungkan akhir September tahun ini.

"Memang ini proyek pusat, tetapi karena dibangun di wilayah Kabupaten Kupang, pastinya kami ingin memantau sejauhmana perkembangan pembangunan infrastruktur ini, yang sangat didambakan warga eks Timor Timur dan sebagian masyarakat lokal," kata Pj. Bupati Kupang Alexon Lumba saat memantau lokasi pembangunan tersebut, Kamis 16 Mei 2024.

Penjabat Bupati Juga meminta kepada pendamping dari Forum Komunikasi Pejuang Timor Timur yang berkesempatan hadir pada saat itu, berharap bantuan rumah ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Eks Tim Tim ,dan dapat menata kehidupan yang lebih baik di lokasi ini.

Diketahui  Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR mulai melakukan pembangunan 2100 rumah bagi warga eks Timor Timur yang berdiam di Kabupaten Kupang.

2.100 unit rumah dibangun di bekas Tanah HGU milik Pemkab Kupang di dusun Oelkuku Desa Kuimasi Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Baca juga: BUMN PT Brantas Abipraya Buka Banyaki Lowongan Kerja, Cek Kualifikasi, Begini Cara Daftanya

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN PT Brantas Abipraya, Posisi Management Trainee, Simak Syarat dan Cara Daftar

Pelaksana pembangunan ini dijalankan oleh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara II Yublina Dilla Bunga menjelaskan pembangunan rumah ini menggunakan struktur bangunan dengan teknologi Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat).

Model rumahnya tipe 36 dengan luas lahan 150 m2 ini, di dalamnya terdapat dua kamar tidur, ruang tamu dan dapur dan menurut penjelasan rumah ini adalah rumah tahan gempa.

Mengingat rumah yang akan dibangun ini jumlahnya cukup banyak dalam skala kawasan permukiman, BP2P Nusa Tenggara II berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam rangka menyediakan infrastruktur permukiman yakni melakukan pematangan lahan, site plan termasuk di dalamnya penyediaan jaringan air bersih, sanitasi, dan fasilitas umum lainnya.

Pekerjaan pembangunan rumah bagi warga eks Timor Timur dilakukan oleh tiga pelaksana dalam tiga paket.

Paket I Kontraktor pelaksananya adalah PT.Brantas Abipraya (Persero) sebanyak 727 unit; paket II kontraktor pelaksananya PT.Nindya Karya sebanyak 687 unit, dan Paket III kontraktor pelaksana yaitu PT.Adhy Karya (Persero) sebanyak 686 unit.

Ketiga paket pelaksana pekerjaan ini akan diawasi oleh konsultan manajemen konstruksi yaitu PT. Yodya Karya (Persero).(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved