KUR 2024
Presiden Jokowi Jelaskan Tujuan Beri Subsidi Bunga KUR 2024
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan tujuan pemerintah menggelontorkan dana Rp 46 triliun untuk subsidi bunga KUR 2024
Penulis: Kanis Jehola | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelaskan tujuan pemerintah menggelontorkan dana Rp 46 triliun untuk subsidi bunga KUR 2024.
Penjelasan itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberi sambutan dalam acara BRI Microfinance Outlook 2024 di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (7/3/2024).
Diketahui, tahun 2024 pemerintah menggelontorkan dana Rp 46 triliun untuk subsidi bunga KUR 2024.
Penggelontoran dana Rp 46 triliun untuk subsidi bunga KUR 2024 ini, menurut Presiden Jokowi, dimaksudkan agar bunga KUR 2024 lebih murah bagi masyarakat.
Mulanya, Presiden Jokowi mengapresiasi peran Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan kredit usaha kepada UMKM maupun masyarakat kecil.
Penyaluran kredit hingga ke kalangan bawah memperkecil kehadiran rentenir dengan bunga mencekik.
Pemerintah, kata Jokowi, turut membantu modal usaha masyarakat kecil lewat subsidi bunga KUR 2024.
"Pemerintah juga ikut, jangan keliru. Untuk KUR, untuk KUR itu subsidi pemerintah tahun ini Rp 46 triliun agar bunganya bisa turun di angka 3 persen untuk usaha mikro, dan usaha kecil (bunganya menjadi hanya) 6 persen," kata Presinde Jokowi saat itu.
Jokowi menuturkan, angka itu adalah angka yang besar. Ia lantas membandingkan alokasi subsidi bunga KUR 2024 dengan total biaya membangun waduk.
Baca juga: KABAR GEMBIRA! Pemerintah Gelontorkan Rp 46 Triliun Subsidi KUR 2024, Ini Kata Jokowi
"Jangan dipikir itu juga angka kecil, Rp 46 triliun itu angka gede. Itu kalau dibuat waduk, jadi 40 waduk," kata Jokowi.
Selain melalui perbankan, kredit juga disalurkan melalui PNM Mekaar dan program Pembiayaan Ultra Mikro (UMi).
Dukungan-dukungan tersebut menjadi kesatuan yang turut meningkatkan ekonomi seiring dengan bertambahnya jumlah nasabah setiap tahun.
Jokowi mengungkapkan, jumlah nasabah UMi saat ini sudah mencapai 8,2 juta. Sementara itu, jumlah nasabah PNM Mekaar mencapai 15,2 juta orang.
"Saya ingat PNM Mekaar di tahun 2015 nasabahnya baru 400.000 kurang lebih, sekarang sudah sampai 15,2 juta. Kredit yang diberikan sudah Rp 244 triliun, dari yang sebelumnya 2015 kurang lebih Rp 800 miliar. Itu angka lompatan yang besar sekali," kata Jokowi.
Sebelumnya diberitakan, kabar gembira bagi para pelaku UMKM yang ingin mendapatkan dana Kredit Usaha Rakyat atau KUR 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Presiden-Jokowi-Jelaskan-Tujuan-Beri-Subsidi-Bunga-KUR-2024.jpg)