Berita NTT
Mahasiswa Unwira Kupang Ajar Siswa SDI Weranggere Flotim Ketetampilan Public Speaking
Public speaking saat ini menjafi salah satu nilai tambah bagi siswa karena bisa memperkaya komunikasi antar siswa juga dengan guru.
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen
POS KUPANG.COM, KUPANG - Siswa-siswi SDI Weranggere Desa Weranggere Kecamatan Witihama Kabupatrn Flotes Timur belajar keterampilan berbicara di depan umum (Public speaking).
Public speaking saat ini menjafi salah satu nilai tambah bagi siswa karena bisa memperkaya komunikasi antar siswa juga dengan guru.
Mahasiswa Unwira Kupang Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik (Fisip) yang melakukan KKN Tematik di Desa Weranggere mengajari siswa siswi SDI Weranggere keterampilan berbicara melalui metode storytelling.
Selama dua harinyakni 29 dan 30 April mereka bermain bersama anak-anak sekolah tersebut yang merupakan salah satu program individu yang dilakukan oleh mahasiswa Mardeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) UNWIRA kupang sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung cukup interaktif ditandai dengan dukungan dari bapak ibu guru.
Kedua mahasiswa yang memberikan pelatihan begitu antusias serta ditambah lagi dengan keaktifan para siswa siswi yang mewarnai kegiatan ini.
Dalam kegiatan ini melibatkan siswa siswi kelas 4, 5 dan 6 sebanyak 27 orang.
Dalam hal ini Mahasiswa berharap agar siswa siswi lebih menajemen waktu dengan secara baik untuk lebih aktif dalam literasi membaca agar mampuh menambah wawasan yang lebih luas.
Baca juga: Mahasiswa Unwira Kupang Latih Warga Witihama Flores Timur Olah Sampah Organik Jadi Pupuk Kompos
Ardiana Reku dan Desiderius Arnoldus Wea yang mengajari siswa siswi tersebut mengajarkan bagaimana meningkatkan keterampilan public speaking dengan metode storytelling (Bercerita).
Dengan gaya bercerita tersebut mereka dapat memperkaya keterampilan komunikasi mereka, meningkatkan daya imajinasi, memperkukuh pemahaman tentang nilai-nilai moral, dan membantu mereka menjadi pembicara yang lebih percaya diri dan berpengaruh di masa depan.
Ardiana Reku memberikan pemahaman mengenai ketrampilan berbicara melalui storytelling sebagai bentuk menumbuh kembang kreativitas dalam pemahaman bagi siswa-siswi.
"Dengan cara bercerita atau Storytelling, bisa membantu mereka mengembangkan keterampilan menyimak dan memahami informasi, serta berdiskusi terkait buku- buka yang telah Meraka bacakan sehingga mereka mampuh berpikir secara kritis dan efektif. Dan Hal ini juga bisa menambah ide, gagasan serta memperluas kosa kata Meraka saat berbicara di depan kelas," terangnya.
Rekannya Desiderius Arnoldus Wea mengajarkan kepada siswa-siswi disana bagaimana teknik dan langkah-langkah dalam melakukan storytelling.
Ia juga menambahkan tujuan dari pada kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bahasa pada anak, yang meliputi keterampilan komunikasi dan tulisan, hingga memahami alur cerita dan juga menumbuhkan kreativitas anak untuk berimajinasi dan memberikan ide-ide baru.
“Saya berharap dengan kegiatan ini bisa menambah pengetahuan akan pentingnya peranan literasi dalam kegiatan sehari-hari khususnya dalam keterampilan berbahasa dan bercerita bagi siswa-siswi khususnya di SDI Weranggere ini” Katanya.
Guru SDI Weranggere Alias Lian Lolon memberikan apresiasi kepada kedua mahasiswa tersebut dan berharap setelah kegiatan sosialisasi peserta didik dapat mampu berbicara dan bisa berkomunikadi dengan teman-teman kelas dan selanjutnya juga bisa menambah wawasan bagi peserta didik. (ary)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/SDI-witihama.jpg)