Piala Asia U23

Media Korea Selatan Menulis Tragedi Doha dan Kritik Keras Pelatih Hwang Seon-hong

Timnas U23 Indonesia berhasil mengalahkan Korea Selatan 11-10 lewat adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 sepanjang 120 menit.

Editor: Dion DB Putra
DOK PSSI
Pelatih Timnas Indoenesia Shin Tae-yong yang menggagalkan Korea Selatan lolos ke Olimpiade Paris 2024. 

"Korea Selatan berhasil melaju ke putaran final Olimpiade untuk sembilan kali berturut-turut, dari Olimpiade Seoul 1988 hingga Olimpiade Tokyo 2020."

"Namun, karena 'tragedi Doha', mereka tidak dapat berlaga di putaran final untuk pertama kalinya dalam 40 tahun sejak Olimpiade Los Angeles 1984."

Yonhap Kritik Keras

Kantor berita resmi Korea Selatan, Yonhap juga mengeritik para pemain mereka yang kalah melawan Indonesia.

Yonhap mengkritisi penampilan tim dan staff kepelatihan mereka dengan tajuk: "Korea tersingkir di kualifikasi sepak bola Olimpiade, pertahanan buruk dan permainan tidak disiplin terbukti merugikan."

Ini merupakan kali pertama dalam 40 tahun, Korea Selatan tak akan bertanding di sepak bola putra Olimpiade.

"Tak ada yang pasukan Taeguk Warriors muda ini bisa salahkan kecuali diri mereka sendiri dengan usaha bertahan buruk dan kurangnya disiplin harus dibayar mahal pada laga tersebut di Qatar," tulis reporter Yonhap,Yoo Jee-ho.

"Di bawah asuhan pelatih Hwang Sun-hong, Korea Selatan memainkan laga terburuk merek adi turnamen pada saat paling tidak tepat kala menghadapi tim underdog yang dilatih sosok kelahiran Korea Selatan, Shin Tae-yong."

"Tanpa kebobolan di tiga laga fse grup, Korsel menyerahkan dua gol pada 45 menit pertama lawan Indonesia. Salah satunya bisa dicegah dengan bertahan lebih bagus."

"Indonesia mengontrol laga pada babak pertama dengan unggul 7-1 secara jumlah tembakan dan memenangkan duel lapangan tengah."

Sang reporter lalu menulis soal momen Hwang memasukkan pencetak gol terbanyak mereka di turnamen, Lee Young-jun, yang telah membukukan tiga gol dalam dua laga di Qatar.

Namun, pergantian itu dibayar mahal karena sang penyerang justru menginjak engkel Justin Hubner dalam suatu duel di ujung kotak penalti.

Wasit asal Australia, Shaun Evans awalnya hanya memberi kartu kuning tetapi hukuman diubah jadi merah setelah ia mengecek monitor di pinggir lapangan.

"Sang penyerang mengeluarkan dirinya sendiri dari laga kurang dari setengah jam setelah masuk dengan foul mahal," tulisnya. Ia juga menyoroti saat sang pelatih Hwang diusir wasit saat babak perpanjangan waktu.

"Kekalahan akan meninggalkan noda hitam di resume karier Hwang," tulisnya lagi soal pelatih yang telah menangani timnas u23 Korsel sejak September 2021 tesebut.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved